Kemnaker Berkomitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif Bagi Mantan Warga Binaan
jpnn.com, MALANG - Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja yang inklusif dan bebas diskriminasi.
Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan kepada warga binaan dan peserta magang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang, Jawa Timur, Kamis (7/5).
Dalam kunjungannya, Cris menyampaikan setiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.
Hak tersebut mencakup seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang menghadapi kendala sosial, hukum, maupun ekonomi.
“Pemerintah hadir untuk menjamin masa depan Bapak/Ibu setelah masa pembinaan selesai. Melalui kebijakan dan perlakuan khusus, kami ingin memastikan warga binaan dapat kembali bekerja maupun berwirausaha di tengah masyarakat,” ujar Cris.
Cris menjelaskan sebagai langkah konkret sejak awal 2025 Kemnaker telah membentuk Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus.
Direktorat ini memiliki mandat untuk memfasilitasi kelompok tenaga kerja khusus, termasuk mantan warga binaan, agar memperoleh akses kerja yang setara dan mendorong terciptanya dunia kerja yang inklusif.
“Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan Kemnaker terhadap proses reintegrasi sosial dan ekonomi," katanya.
Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi mengunjungi Lapas Kelas I Malang, simak pesan dan harapannya
- Pemerintah Bakal Revitalisasi 71.744 Sekolah, Janjikan Buka 1,1 Juta Lapangan Kerja
- Menaker Yassierli: Pelindungan dan Inovasi Pekerja Platform Harus Berjalan Bersama
- Kemnaker Raih 2 Penghargaan GSMS 2026 Berkat Sajikan Info Ketenagakerjaan yang Akurat
- Menaker Yassierli: Perempuan Harus Jadi Penggerak Utama Transformasi Dunia Kerja
- Menaker Yassierli Resmi Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa
- 2 Tahun Tak Masuk Daftar Kasus ILC, Menaker: Bukti Dialog Sosial di RI Terwujud
JPNN.com




