Kena OTT KPK, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diperiksa Lagi di Jakarta
jpnn.com - JAKARTA - Bupati Sukoharjo Etik Suryani bakal menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (10/7).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Bupati Sukoharjo menjalani pemeriksaan lanjutan setelah menjadi salah satu yang kena operasi tangkap tangan atau OTT KPK, lalu diperiksa di Surakarta, Jawa Tengah.
"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah lima orang, salah satunya bupati. Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta," kata Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat.
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Sebelumnya, KPK mengonfirmasi melakukan OTT terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
KPK juga mengatakan OTT itu berkaitan dengan dugaan pemerasan yang dilakukan Bupati Sukoharjo kepada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Etik Suryani merupakan politikus PDI Perjuangan.
Dia menjabat sebagai Bupati Sukoharjo pada masa jabatan 2021–2025 lalu 2025–2030. (antara/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Bupati Sukoharjo Etik Suryani merupakan politikus PDI Perjuangan. Sudah dua periode jadi bupati.
Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan
- PDIP Bakal Pecat Bupati Klaten, Surat Terbit Senin Besok
- Banyak Kali Setoran yang Diterima Bupati Klaten Hamenang, Ini Daftarnya
- KPK Menduga Bupati Klaten Pakai Uang Hasil Dugaan Korupsi untuk Bayar Utang Pilkada
- KPK Temukan Tong Biru Berisi Rp934 Juta di Rumah Adik Bupati Klaten
- Bupati Klaten Hamenang Terima Uang Sebanyak Ini dari Pengusaha Tambang
- Kasus Korupsi di BNPB Melibatkan Prajurit TNI Aktif
JPNN.com




