Kenari Tua
Oleh Dahlan Iskan
jpnn.com - Pulau paling besar di antara sembilan pulau di Kepulauan Banda ialah Banda Besar. Penduduk utamanya juga Suku Buton.
Pulau Banda Besar hanya satu lemparan batu dari "ibu kota" Kepulauan Banda: Banda Naira. Juga hanya satu lemparan batu dari Pulau Gunung Api.
Tiga pulau ini seperti membentuk bulan sabit berbintang dua. Sabitnya Banda Besar. Dua bintangnya Banda Naira dan Banda Api.

Dari Banda Naira ke Banda Besar tidak perlu naik speedboat. Banyak "taksi" berupa perahu dengan mesin kecil. Satu orang hanya Rp 10.000. Kalau mau carter hanya Rp 50.000 –tidak harus menunggu penumpang lain sampai penuh.
Di Banda Besar kelihatannya seperti tidak ada apa-apa –kecuali hutan pala dan kenari. Orang ke pulau ini untuk melihat tiga objek: dua sumur tua bersebelahan, pohon sejuta umat, dan kebun raya kenari.
Sumur-sumur di Banda Besar dan Banda Naira bermulut besar. Garis tengahnya hampir tiga meter. Pun sumur di samping rumah pembuangan proklamator Bung Hatta. Juga sumur-sumur di depan benteng Belanda.
Semua sumur tua punya cerita. Di mana-mana sama: siapa yang membasuh muka dengan air itu akan awet muda. Pun sumur tua di sebelah barat Danau Xihu di Hangzhou: Sumur Longjing.
JPNN.com




