Kepala BGN Bersiap Evaluasi Insentif Rp 6 Juta Per Hari Pada SPPG
jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengaku akan melakukan evaluasi keberlanjutan insentif sebesar Rp 6 juta per hari bagi SPPG.
Hal ini Sudaryono katakan, setelah masyarakat luas menyoroti besaran insentif Rp 6 juta per hari untuk semua SPPG.
"Sedang kami evaluasi, nanti tunggu tanggal mainnya," ucap Sudaryono di Jakarta, Senin (17/8).
Sudaryono juga mengaku telah menutup sebanyak 1.300 SPPG selama dirinya bertugas di BGN ini.
"Manakala tidak memenuhi standar di sistem saya maka dengan berat hati harus saya tutup permanen," kata Sudaryono.
Selain penutupan operasional dapur, tindakan tegas juga akan diberlakukan kepada jajaran personel BGN yang tidak mampu menjalankan standar kerja yang ditetapkan.
"Bagi personil-personil yang tidak bisa mengikuti standar tinggi yang saya punya, mohon maaf harus saya copot atau saya pecat status ASN PPPK-nya," tegasnya.
Sudaryono menekankan penindakan ini bertujuan untuk melindungi kemitraan SPPG lain yang sudah menjalankan tugasnya secara prima selama ini.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengaku akan melakukan evaluasi keberlanjutan insentif sebesar Rp 6 juta per hari bagi SPPG.
- Tunggu Juknis, Pemkot Sorong Minta Ratusan PPPK Paruh Waktu Bersabar
- Penempatan ASN Berbasis Data, Enggak Asal-asalan
- Data Pembanding PPPK & PPPK Paruh Waktu Tidak Sevalid BKN, Said: Bumi Langit!
- Aset Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG Disita Kejagung, Sebegini Banyaknya
- Kasus Keracunan MBG Terbaru Pekan Ini Menunjukkan 'Kegagalan Sistem'
- Soal Penyebab Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Ungkit Ketidaktaatan SOP
JPNN.com




