Kepala BNN Larang Anggota Tangkap Pengguna Narkoba, Yan Demokrat: Rehabilitasi Harus Adil
jpnn.com - Politikus Partai Demokrat Yan Harahap mengingatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) jangan tebang pilih dalam menindak pengguna narkoba.
Yan menyampaikan hal itu merespons pernyataan Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom yang melarang anggotanya menangkap pengguna narkoba, termasuk artis.
Menurut Yan, tidak boleh ada impunitas terselubung dalam penindakan pengguna narkoba yang dilakukan oleh BNN.
"Jangan ada celah bagi tebang pilih atau impunitas terselubung," kata Yan melalui akunnya di X, Selasa (15/7/2025).
Dia menilai pernyataan kepala BNN bahwa pengguna narkoba tidak lagi ditangkap, termasuk artis, merupakan langkah maju.
Yan berpendapat sudah saatnya penegak hukum berhenti menghukum korban peredaran narkoba yang sebenarnya membutuhkan pertolongan.
Walakin, dia mengingatkan hal yang penting untuk diperhatikan adalah akses rehabilitasi untuk korban penyalahguanaan narkoba harus adil dan merata.
"Jangan sampai rakyat kecil dilempar ke sel tahanan, sementara yang terkenal langsung ke klinik," ujar sekretaris II Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat itu.
Politikus Demokrat Yan Harapan mengingatkan BNN adil dalam melakukan rehabilitas pengguna narkoba, setelah melarang anggotanya menangkap mereka.
- Sarang Narkoba Berkedok Kandang Unggas di Medan
- PPPK Ditangkap Polisi Bogor, Kasusnya Berat, Sanksi Tegas Menanti
- Polda Jabar Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Internasional, Sita 6 Kg Sabu-Sabu dari Laos
- Dugaan AKP Deky Jonathan Sasiang Terlibat Narkoba Diusut Bareskrim Polri
- Bareskrim Usut Dugaan Peran Eks Kasat Narkoba di Jaringan Ishak
- Tokoh Perempuan Bersatu Selamatkan Generasi dari Bahaya Narkoba
JPNN.com




