Kesuksesan PON Papua Jadi Barometer Pelaksanaan World Superbike 2021 Mandalika

Kesuksesan PON Papua Jadi Barometer Pelaksanaan World Superbike 2021 Mandalika
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro. Foto: Biro Pers Istana

jpnn.com, JAKARTA - Satgas Penananganan Covid-19 telah merumuskan dan memperkenalkan rekomendasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk pencegahan penularan Corona dalam penyelenggaraan PON XX di Papua.

Pemerintah menyatakan kesuksesan penyelenggaraan PON Papua yang akan dimulai pada 2 Oktober 2021 memiliki arti sangat besar bagi Indonesia.

"Dalam rekomendasi 48 halaman ini, manfaat PeduliLindungi dijelaskan bagi atlet, pelatih, ofisial, dan panitia penyelenggara PON XX dan awak media yang meliput,” kata Juru Bicara Pemerintah Dalam Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro melalui virtual dari Kantor Presiden, Jakarta Pusat.

Menurut Reisa, kesuksesan PON XX Papua juga akan memperlancar keinginan masyarakat olahraga tanah air untuk menunjukkan kepada dunia bahwa dengan mengendalikan Covid-19 dan menyukseskan vaksinasi, Indonesia bisa menjadi tuan rumah event internasional.

"Ajang World Superbike 2021 sudah diagendakan mengambil tempat di Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat, begitu juga kemungkinan digelarnya Grand Prix Moto GP 2022 di Maret tahun depan," tutur Reisa.

Selain itu, Indonesia juga akan ditunjuk menjadi tuan rumah G20 tahun depan, yang dilanjutkan dengan menjadi Ketua ASEAN pada 2023.

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru itu juga menjelaskan aplikasi PeduliLindungi digunakan saat keberangkatan menuju Papua, kedatangan di Papua, keluar masuk venue, dan untuk menyimpan hasil tes Covid-19 untuk perjalanan datang dan pulang ke lokasi asal atlet.

"Selain itu, Satgas memperkenalkan sistem bubble atau lokasi berkaitan yang diterapkan untuk mengurangi risiko penularan," ucapnya.

Pemerintah menyatakan kesuksesan PON Papua yang dimulai 2 Oktober menjadi acuan bagi pelaksanaan World Superbike 2021 Mandalika.