Ketahui Efek Samping Menggunakan Jeruk Nipis Untuk Kulit

Ketahui Efek Samping Menggunakan Jeruk Nipis Untuk Kulit
Jeruk nipis. Foto: damrong rattanapong/123rf

Selain itu dalam beberapa kasus, mengoleskan jeruk nipis langsung ke kulit juga bisa membuatnya lebih sensitif terhadap sinar matahari. Akibatnya, kulit bisa mengalami peradangan atau yang dikenal dengan istilah phytophotodermatitis.

Phytophotodermatitis biasanya muncul 24 jam setelah paparan dan memuncak antara 48 sampai 72 jam kemudian. Gejala yang muncul bisa ringan bisa juga berat saat Anda mencoba cara alami ini untuk menghilangkan jerawat dengan jeruk nipis.

Adapun berbagai reaksi yang mungkin muncul yaitu:

  • Area terbakar yang cukup luas
  • Sensasi terbakar atau panas pada kulit
  • Gatal pada kulit
  • Kemerahan
  • Peradangan pada kulit
  • Kulit terasa sakit
  • Lembut saat disentuh
  • Kulit melepuh
  • Bercak kulit yang berkerak biasanya muncul setelah lepuhan di kulit pecah

Ketika gejala-gejala ini mereda setelah 7 sampai 14 hari, kulit akan mengalami hiperpigmentasi. Hiperpigmentasi adalah kondisi terjadi saat area kulit tertentu lebih gelap dari sekitarnya.

Fase ini biasanya bisa berlangsung selama beberapa minggu atau bulan.

Namun, tidak semua orang mengalami hal ini. Anda juga bisa mengalami reaksi peradangan yang sangat ringan setelah terpapar sinar matahari. Hiperpigmentasi jadi salah satu tanda utama bahwa mereka mengalami  phytophotodermatitis.

Kulit basah, keringat, dan panas dapat memperburuk gejala awal. Sementara paparan sinar matahari dapat menggelapkan pigmentasi kulit.

Oleh karena itu, hindari menggunakan jeruk nipis untuk kulit secara langsung ke kulit sebagai cara untuk menghilangkan jerawat.

Gejala yang muncul bisa ringan bisa juga berat saat Anda mencoba cara alami ini untuk menghilangkan jerawat dengan jeruk nipis.

Sumber HelloSehat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News