Ketimbang Datang ke NTT, Jokowi Disarankan Hadir ke Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu
jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menyebut publik sebenarnya menunggu kehadiran Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) di pengadilan dalam kasus tudingan ijazah palsu.
Terlebih lagi, kata Andreas, Jokowi pernah berjanji siap hadir ke pengadilan untuk menyelesaikan persoalan tudingan ijazah palsu.
Hal demikian dikatakan dia menyikapi kabar Jokowi bakal safari politik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah sebelumnya di Lampung.
"Beliau ini ditunggu kehadirannya di pengadilan negeri untuk kasus ijasah. Janjinya mau hadir. Penuhi dahulu janjinya, agar urusan segera selesai," katanya kepada awak media, Minggu (5/7).
Menurut Andreas, warga di berbagai daerah, termasuk NTT juga penasaran menunggu persidangan yang bakal mengulas keabsahan ijazah Jokowi.
"Rakyat di daerah, termasuk di NTT juga bertanya apakah ijazah Jokowi ini benar asli atau palsu," ungkap Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu.
Namun, Andreas menyarankan Jokowi membawa ijazah ke NTT apabila memaksakan hadir ke provinsi tersebut sebelum persidangan tudingan dokumen palsu tuntas.
"Sebaiknya kalau ke sana bawa dengan ijazahnya, sehingga kalau ditanya, tunjukin ke masyarakat," ujar dia.
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menyebut publik menunggu kehadiran Jokowi di pengadilan dalam kasus tudingan ijazah palsu.
- Senator Bustami Zainudin: Jokowi Layak Disebut Bapak Infrastruktur, Daerah Merasakan
- Lihat Itu Gestur Jokowi dan Prabowo, Penuh Makna
- Hadiri Sidang Tahunan, Jokowi Menumpangi Mobil Listrik Mewah, Harganya Tak Main-Main
- Sidang Tahunan MPR, Megawati & SBY Absen, Jokowi Hadir
- Jokowi Hadiri Sidang Tahunan, Megawati dan SBY Tak Terlihat
- THMP Nilai Putusan Sela Eksepsi Tak Batalkan Status Terdakwa Dokter Tifa
JPNN.com




