Ketum LOGIS 08 Ingatkan Aksi Penolakan Kenaikan BBM Tetap Tertib dan Tidak Disusupi Kepentingan Tertentu

Ketum LOGIS 08 Ingatkan Aksi Penolakan Kenaikan BBM Tetap Tertib dan Tidak Disusupi Kepentingan Tertentu
Ketua Umum Logis 08 Anshar Ilo. Foto: Source for JPNN.com

Oleh karena itu, dia mengajak mahasiswa untuk tetap kritis namun tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi.

“Kita harus menyadari bahwa banyak kepentingan yang selalu mencermati dinamika nasional Indonesia. Setiap gejolak berpotensi dimanfaatkan untuk membangun polarisasi dan kegaduhan yang pada akhirnya dapat mengganggu stabilitas nasional,” kata Fuad.

Dia menilai kondisi yang tidak kondusif dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah serta berpengaruh terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jika stabilitas terganggu, dampaknya tidak hanya pada pemerintah, tetapi juga terhadap masyarakat luas. Investor bisa kehilangan kepercayaan dan pertumbuhan ekonomi dapat terhambat. Karena itu, semua pihak harus mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok,” ujarnya.

LOGIS 08 berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, tetap menjaga semangat demokrasi yang sehat dengan mengedepankan dialog, argumentasi, dan penyampaian aspirasi secara damai demi menjaga persatuan serta stabilitas nasional.(fri/jpnn)

Ketua Umum LOGIS 08 Anshar Ilo mengingatkan agar setiap penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib, damai, dan tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News