Kinerja Positif PGE Jadi Sinyal Kuat Pengembangan Panas Bumi Nasional
“Jika kinerja seperti ini terus dijaga, panas bumi bisa menjadi game changer karena Indonesia memiliki salah satu cadangan terbesar di dunia,” kata Ali.
Dia menambahkan, kebutuhan energi akan terus meningkat seiring target pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga sektor ketenagalistrikan menjadi faktor penting pendukungnya.
Meski demikian, Ali mengingatkan masih ada sejumlah tantangan, seperti tingginya biaya eksplorasi dan kebutuhan infrastruktur, sehingga kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan swasta menjadi kunci.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, PGE mencatat pendapatan sebesar USD432,72 juta, meningkat dari USD407,12 juta pada tahun sebelumnya.
Selain itu, produksi listrik hijau perusahaan mencapai 5.095 gigawatt hour (GWh) pada 2025, meningkat 5,55 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 4.827 GWh. (jlo/jpnn)
Kinerja PGE 2025 dinilai perkuat peran panas bumi dalam transisi energi nasional Indonesia.
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh
- Antisipasi Blackout, Pengembangan Panas Bumi Perlu Dipercepat
- Dari Panas Bumi, Inovasi Pertamina Geothermal Energy Hadirkan Secangkir Kopi
- Pertamina Dukung Ketahanan Energi Lewat Pengembangan Panas Bumi
- Pertamina dan SLB Memperkuat Kolaborasi dalam Teknologi Hulu dan Solusi Rendah Karbon
- Gandeng Petani Tebu, Pertamina NRE Siap Mencapai Swasembada Energi Nasional
- Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat
JPNN.com




