JPNN.com

Kisah Anak-Anak Timor Leste yang Diambil Tentara Indonesia

Selasa, 07 Juli 2020 – 21:38 WIB
Kisah Anak-Anak Timor Leste yang Diambil Tentara Indonesia - JPNN.com
Alis Sumiaputra dicerabut dari kehidupannya sebagai anak-anak di Timor-Leste. (Foreign Correspondent)

Kalistru dipaksa mengganti namanya menjadi Alis Sumiaputra. Dia pun dibesarkan dalam sistem pendidikan Indonesia dan masuk Islam, meninggalkan keyakinan Katolik yang dianut orang tuanya di Timor-Leste.

Perlahan-lahan dia pun melupakan bahasa ibunya, bahasa Tetum. Pada saatnya, Alis akhirnya melupakan hampir semua hal dari masa kanak-kanaknya di Ainaro, bahkan melupakan keluarganya sendiri.

Kini dia dikenal sebagai Alis, menikah dan hidup di desa lain, tak jauh dari desa tempatnya tumbuh di Cigalontang, Jabar. 

Saat ini, Alis bekerja sebagai petani padi di Tanjungkarang, bersama istri, seorang anak dan telah dikaruniai seorang cucu. 

Alis banyak dikenal orang di desa itu dan rajin pergi ke masjid.

"Alhamdulillah saya bahagia bersama keluargaku," ujarnya.

Kehidupan Alis di Indonesia bukan kehidupan sengsara. Tentara yang mengambil dia, kata Alis, adalah "orang baik", dan membesarkan dirinya seperti anak sendiri.

"Dia bilang, kamu bukan orang lain, kamu anak saya. Setelah bertemu ibu angkat saya dan empat anaknya, kami pun sudah seperti saudara kandung. Hubungan kami begitu baik."

Sumber ABC Indonesia

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
adil