KKI Sebut 92 Persen Konsumen Tak Tahu Galon Ada Batas Masa Pakai
jpnn.com, JAKARTA - Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan usia galon guna ulang setelah menerima laporan bahwa sebagian besar konsumen belum mengetahui adanya batas masa pakai kemasan tersebut.
Ketua KKI, David Tobing, mengatakan 92 persen konsumen yang melapor tidak mengetahui bahwa galon guna ulang memiliki masa penggunaan terbatas.
Data tersebut diperoleh dari 250 pengaduan yang diterima KKI di tujuh kota selama Maret hingga April 2026.
“Ini menunjukkan tingginya kesadaran konsumen namun masih minimnya pengetahuan, yang menunjukkan lemahnya edukasi produsen,” kata David Tobing di Jakarta.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 34 persen rumah tangga di Indonesia menggunakan air galon sebagai sumber air minum utama.
David memperkirakan sekitar 100 juta orang mengonsumsi air galon setiap hari, sehingga isu keamanan galon guna ulang dinilai penting untuk mendapat perhatian.
Menurut dia, galon yang beredar saat ini tidak mencantumkan informasi masa pakai, melainkan hanya kode produksi, sehingga konsumen sulit mengetahui usia kemasan yang digunakan.
KKI menemukan 92 persen laporan berasal dari konsumen yang menerima galon berusia lebih dari satu tahun, bahkan ada galon yang tercatat telah digunakan hingga 11 tahun.
KKI mengingatkan galon guna ulang memiliki batas masa pakai demi mencegah risiko kesehatan bagi konsumen.
- Pelayanan Maksimal, FLiFE Hadirkan Customer Care & Teknisi 24 Jam
- Alhamdulillah, Minyak Goreng PTPN Laris Diserbu Warga Kota Tua Surabaya
- Dokter UI Ingatkan Galon Guna Ulang Tak Digunakan Lebih dari Setahun
- BPOM Sebut Klaim BPA Free Tak Boleh Sembarangan Dicantumkan
- Gabung dengan Wow Group, Eden Perkuat Ekosistem Performance Digital
- Kunjungan Wisman Capai 4,68 Juta per April 2026, Tertinggi Sejak 2020
JPNN.com




