Klaim Demokrasi Terancam, Puluhan Ribu Warga Spanyol Berdemonstrasi di Akhir Pekan

Klaim Demokrasi Terancam, Puluhan Ribu Warga Spanyol Berdemonstrasi di Akhir Pekan
Puluhan ribub warga Spanyol memilih menghabiskan liburan akhir pekan mereka dengan ikut demonstrasi anti-pemerintah di Madrid, Sabtu (22/1). Foto: Pierre-Philippe Marcou / AFP

Mereka juga memprotes keputusan pemerintah terhadap kelompok separatis Catalonia, seperti mengampuni para pemimpin separatis dan menghapus kejahatan penghasutan, serta memindahkan anggota kelompok separatis Basque, ETA, ke penjara yang lebih dekat dengan wilayah Basque.

Spanyol saat ini dikuasai oleh pemerintahan koalisi minoritas, yang mencari dukungan dari kelompok politik regional di wilayah Catalonia dan daerah otonom Basque Country untuk meloloskan undang-undang.

Sementara itu, saat berbicara pada rapat umum Partai Sosialis di Valladolid, Sanchez membandingkan protes di Madrid dengan protes di Barcelona pada Kamis oleh separatis Catalonia dan menyebut kedua kelompok pemrotes itu "kangen-kangenan dan eksklusif".

“Di antara protes di Barcelona dan protes di Madrid, Anda akan menemukan sebagian besar orang Spanyol, yang menginginkan sebuah negara yang bersatu, saling menghormati, dan beragam,” katanya. (ant/dil/jpnn)

Saking muaknya dengan pemerintahan Perdana Menteri Pedro Sanchez, puluhan ribu warga Spanyol berdemonstrasi saat libur akhir pekan


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News