Komisi VII DPR Bahas Dampak Geopolitik terhadap Pariwisata
jpnn.com - Komisi VII DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana membahas dampak mudik pada momen Lebaran 2026, serta perkembangan situasi geopolitik terhadap kondisi pariwisata Indonesia.
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan berjuta-juta warga Indonesia melaksanakan mudik Lebaran pada tahun ini.
Untuk itu, dia pun ingin Menpar Widiyanti menjelaskan perhitungan terhadap mobilitas masyarakat yang berwisata saat lebaran.
"Saya lihat Ibu Menteri juga serius untuk mendatangi tempat-tempat ya di mana orang pulang kampung, kemudian mendatangi tempat-tempat orang berwisata dan seterusnya," kata Saleh di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Menurut Saleh, pihaknya ingin mengetahui upaya Kementerian Pariwisata (Kemenpar) soal pelayanan yang diberikan kepada masyarakat untuk menunjang efektivitas dari libur panjang Lebaran tersebut.
Selain itu, Kemenpar juga perlu menghadapi situasi geopolitik yang sekarang kini sangat mencekam akibat perang di Timur Tengah, karena negara-negara besar lainnya juga turut terdampak.
"Negara-negara yang selama ini, ya, dianggap sangat kuat karena jumlah penduduknya besar seperti India, tetapi mereka juga sebetulnya melakukan langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka mengantisipasi itu," kata Saleh.
Saleh menilai negara-negara paling banyak berkunjung ke Indonesia salah satunya adalah dari timur tengah.
Komisi VII DPR RI menggelar raker dengan Menpar Widiyanti Putri Wardhana membahas dampak mudik pada momen Lebaran 2026 dan geopolitik terhadap pariwisata.
- Novita Hardini Kritik Menteri Pariwisata Soal Devisa
- Purbaya Sebut Pergerakan Rupiah Masih dalam Perhitungan Pemerintah
- Saleh Daulay Minta Kemenpar Perhatikan Proporsi Anggaran Kedeputian
- Perubahan Kepala BGN Tak Mampu Angkat Kurs Rupiah yang Anjlok 127 Poin
- Ketum PB MA: Indonesia Memerlukan Working Pancasila untuk Menjawab Tantangan Geopolitik Global
- Menkeu Purbaya Optimistis Nilai Rupiah Kembali Perkasa dalam 3 Bulan
JPNN.com




