Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Rupiah Masih Terperosok Hari Ini
jpnn.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mencatatkan pelemahan pada perdagangan Rabu (8/7).
Mata uang Garuda ditutup merosot sebanyak 34 poin ke level Rp 18.014 per dolar AS.
Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan tekanan terhadap rupiah saat ini sangat dipengaruhi faktor eksternal.
Menurutnya, kondisi geopolitik global yang kembali memanas menjadi penyebab utama pelemahan tersebut.
Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dilaporkan melakukan penyerangan terhadap sejumlah fasilitas di Iran.
Aksi militer ini dipicu adanya intervensi terhadap kapal-kapal yang melintasi kawasan strategis Selat Hormuz.
Situasi ini menjadi perhatian dunia karena terjadi di tengah masa duka di Iran.
Ibrahim menyebutkan momen serangan tersebut bertepatan dengan agenda penting di dalam negeri Iran.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mencatatkan pelemahan pada perdagangan Rabu (8/7).
- Kurs Rupiah Kembali Menguat Ditopang Cadangan Devisa Negara
- Rupiah Menguat di Hadapan USD, Ada Kabar Baik Apa?
- Melemah 114 Poin, Rupiah Makin Gawat, USD Tembus Rp 18.128
- Perang Timteng Kembali Pecah, Rupiah Tembus Rp 18.066 Per USD
- Dar Der Dor, Rupiah Ambruk 34 Poin, USD Tembus Rp 18.014
- Rupiah Sulit Menguat, Analis Minta Waspadai Eskalasi Geopolitik Timteng
JPNN.com




