Konsep Indonesia Naik Kelas, Kunci Tekan Kemiskinan di Bawah 5 Persen
Sementara itu, Wakil Direktur Utama MIND ID sekaligus penulis Indonesia Naik Kelas, Dany Amrul Ichdan menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal yang sangat kuat untuk tumbuh lebih cepat dan lebih strategis.
Dia menyebutkan bahwa Indonesia diberkahi sumber daya alam yang hari ini justru menjadi komoditas paling relevan di ekonomi global.
“Ini bukan sekadar kekayaan alam Ini adalah potensi yang besar. Dan jika dikelola dengan tepat, dia bisa menjadi fondasi lompatan industri nasional ke level yang lebih tinggi,” tuturnya.
Menurutnya, hilirisasi adalah instrumen untuk mengubah keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif.
Ketika nilai tambah diciptakan di dalam negeri, yang tumbuh bukan hanya ekspor, tetapi lapangan kerja berkualitas, basis industri nasional, dan ekonomi daerah.
"Naik kelas bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi yang tinggi, melainkan tentang pertumbuhan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendorong kemajuan yang inklusif,” tegas Dany.
Dia mencontohkan pembangunan smelter oleh Grup MIND ID sebagai implementasi nyata hilirisasi yang memberikan dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja serta menciptakan multiplier effect ekonomi di berbagai sektor.
“Satu smelter bisa melahirkan 10 sampai 12 industri hilir. Ekosistemnya harus dirancang sejak awal,” tambahnya. (mcr4/jpnn.com)
Menko Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa hilirisasi merupakan program strategis pemerintah yang tidak hanya berdampak pada ekonomi
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
- Optimalkan Kontribusi ke Negara, MIND ID Jalankan Peran Penggerak Hilirisasi
- MIND ID Demonstrasikan Pengelolaan Limbah Terintegrasi di Invirotech 2026
- Menteri LH Jumhur Dorong Teknologi & Inovasi Jadi Kunci Kemajuan Sektor Industri
- Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi, RI Perkuat Investasi hingga Perluas Akses Pasar Global
- Mineral Strategis Indonesia Menjadi Mesin Pendongkrak Daya Saing Industri
- Kinerja Grup MIND ID Solid di Tengah Gejolak, Capaian Melampaui Ekspektasi Pasar
JPNN.com




