Konsultasi Karbon di Indonesia, BKI Gandeng Spanyol
jpnn.com, JAKARTA - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) dan firma konsultan menjalin kerja sama keberlanjutan asal Spanyol, Neyen Consulting SL.
Pasalnya, layanan konsultasi karbon di Indonesia kini dianggap sebagai kebutuhan strategis, seiring meningkatnya tekanan global dan nasional untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
Terutama bagi BUMN, kewajiban untuk menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan kian menjadi sorotan.
Keudanya berupaya menghadirkan pendekatan teknis dan regulatif guna membantu perusahaan-perusahaan memenuhi target dekarbonisasi.
Direktur Operasi PT Biro Klasifikasi Indonesia R Benny Susanto menyampaikan, kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk mempercepat dukungan teknis terhadap upaya dekarbonisasi nasional.
“Kemitraan ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga membangun pemahaman bersama tentang pentingnya pengelolaan karbon yang terukur dan kredibel. Kami ingin agar sektor industri, khususnya BUMN, tidak hanya memenuhi regulasi, tapi juga mampu memimpin transformasi menuju operasional yang lebih ramah lingkungan,” ucap Benny.
Salah satu fokus utamanya, yakni pengembangan solusi konsultasi karbon yang dapat diterapkan secara luas, mulai dari pemetaan emisi hingga perencanaan pengurangan emisi melalui inisiatif berbasis lahan, kehutanan, dan karbon biru.
Pendekatan ini menjadi penting karena Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor kehutanan dan kelautan sebagai penyerap karbon alami.
PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) terus melakukan kerja sama dalam peningkatan bisnis perkapalan.
- Lamine Yamal Optimistis Raih Ballon d’Or 2026
- Strategi TCL Berbuah Manis Saat Spanyol Jadi Juara Piala Dunia
- Marc Cucurella Buktikan Ucapannya, Wajah Luis de la Fuente Kini Menempel di Tubuhnya
- Prabowo Minta Perguruan Tinggi dan PT PAL Bangun Industri Perkapalan Nasional
- Hanya Fabian Ruiz yang Punya Rekor Ini, Ballon d'Or Makin Dekat?
- Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Segera Dapat 'Hadiah' Istimewa
JPNN.com




