Konten Kreator Menjamur, Kemkomdigi Minta Industri TV Bisa Lebih Kreatif
jpnn.com, BALI - Industri penyiaran televisi saat ini tengah menghadapi tantangan dari konten-konten digital yang dikreasikan secara individu ataupun kelompok (content creator).
Plt. Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Farida Dewi Maharani mendorong industri televisi harus bisa lebih kreatif dan berinovasi agar dapat bersaing dengan content creator.
“Industri TV tidak bisa lagi business as usual. TVRI misalnya sebagai Lembaga penyiaran milik pemerintah, bersaingnya tidak lagi dengan MetroTV, TVOne, KompasTV, tapi bersaing dengan content creator yang jumlahnya lebih banyak,” ujarnya dalam Kegiatan Peningkatan Kapasitas Jabatan Fungsional Penyiaran Dalam Pemanfaatan Aritificial Intelligence di Bali, Kamis (28/8).
Farida menganjurkan agar industri televisi dalam mengkreasikan program menggunakan pendekatan riset agar kreativitas penyajian, pengemasan dan program acara TV bisa memancing audience untuk tertarik menonton siaran TV.
“Kita harus based on research untuk mengambil perhatian publik. Apa sih mau publik, senengnya apa, harus dipelajari,” tutur dia.
Farida mengatakan, TVRI sebagai Lembaga penyiaran pemerintah atau Lembaga plat merah harus memiliki SDM penyiaran yang unggul untuk mewujudkan TVRI sebagai media terpercaya.
TVRI menjadi rujukan informasi nasional, bersama dengan kantor berita ANTARA.
“Peningkatan kapasitas fungsional SDM TVRI merupakan investasi startegis bagi masa depan TVRI dan bangsa Indonesia,” terangnya.
Industri televisi harus bisa lebih kreatif dan berinovasi agar dapat bersaing dengan content creator.
- Registrasi Biometrik Nomor Seluler Wajib Mulai 1 Juli 2026, Warga Diminta Mendaftar
- Usung Visual Premium, TCL SQD-Mini LED Jadi TV Paling Diburu 2026
- Finnet Salurkan Laptop dan TV Kepada 2 Yayasan Sosial
- Dukung Pencantuman Nomor Ponsel saat Registrasi Medsos, Anggota DPR Ini Sentil Buzzer
- Industri Kreator Digital Menjamur, Hitztar Talent Buka Peluang Bagi Generasi Muda Berkembang
- Usaha YouTube Memberantas Konten Deepfake di Platform
JPNN.com




