KontraS Kecewa Polisi Melimpahkan Kasus Penyiraman Air Keras ke Puspom TNI
"Kami khawatirkan ada celah manipulasi penegakan hukumnya," ujarnya.
Diketahui, Andrie Yunus menjadi korban aksi penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di Jakarta, pada Kamis (12/3) malam.
Belakangan, Puspom TNI menetapkan empat prajurit dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) sebagai terduga pelaku penyiraman.
Keempat terduga pelaku ialah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES yang berasal dari satuan TNI AL serta AU.
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyebut pengusutan kasus penyiraman Andrie dilimpahkan ke Puspom TNI.
"Saat ini dapat kami laporkan kepada pimpinan bahwa permasalahan tersebut, eh, sudah kami limpahkan ke Puspom TNI," kata dia dalam rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa ini. (ast/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya merasa ragu kasus penyiraman Andrie bisa selesai di TNI.
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Aristo Setiawan
- Asap Karhutla Terpantau di Kaltim, Menhut Instruksikan Petugas Langsung Bergerak
- Jenderal Agus Subiyanto Gelar 72 Lomba Open Turnamen Menjelang HUT ke-81 TNI
- Sigap Tangani Karhutla, TNI Tuai Apresiasi di Medsos
- Gandeng TNI, BULOG Mempercepat dan Masifkan Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima
- Masyarakat Sipil Suarakan Urgensi Reformasi Peradilan Militer di Tengah Kasus Andrie Yunus
- Cek Karhutla di Ketapang, Menhut Raja Juli: Titik Hotspot Turun, Tetapi
JPNN.com




