Korban Aplikator Tuntut Keadilan di FGD Kemenhub Bersama Komunitas Ojol
Kamis, 24 Juli 2025 – 16:49 WIB
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) sejumlah komunitas driver transportasi online dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta, Kamis (24/7/2025). Foto: dok sumber
Acara kemudian dilanjutkan kembali dengan mendengarkan paparan serta tuntutan dari para komunitas driver online yang hadir.
Adapun dalam surat undangan FGD yang digelar Kemenhub pada Kamis siang, 24 Juli 2025, disebutkan beberapa komunitas ojol diundang.
Tujuan dari FGD sendiri adalah untuk mewujudkan tata kelola dan kebijakan transportasi online dengan tetap menjaga kesejahteraan pengemudi dan keterjangkauan layanan masyarakat.
Sebelumnya, ada lima tuntutan dasar yang disampaikan driver online. Rinciannya sebagai berikut:
- Negara Hadirkan UU Transportasi Online/PERPPU?
- Driver 90% Aplikator 10% HARGA MATI?
- Pemerintah Buat Peraturan Tarif Antar Barang dan Makanan?
- Audit Investigatif Aplikator?
- HAPUS Aceng, Slot, Hub, Multi Order, Member, Pengkotak-Kotakan dan lain-lain. (dil/jpnn)
Perwakilan Korban Aplikator, Agung menceritakan bahwa kericuhan berawal saat pihak narasumber dari Kemenhub tidak mengikutsertakan salah satu komunitas
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
BERITA TERKAIT
- BHS Soroti Pembatasan Penumpang Kapal, Konektivitas Antarpulau Terancam
- Gelar FGD, Kejagung Perkuat Strategi Penuntutan Korporasi dalam Perkara SDA
- Ditjen Perhubungan Laut Gencarkan Pemeriksaan Terkonsentrasi di 8 Pelabuhan
- Menolak Wacana jadi Pekerja, KAJOL Beberkan Alasannya
- Pemerintah Terus Mematangkan Kesiapan Penerapan Zero ODOL 2027
- Pemkab Dompu & PT STM Sepakat Dukung Pengembangan Aktivitas Nelayan
JPNN.com




