Korban Tabung LPG Terus Bertambah

Korban Tabung LPG Terus Bertambah
Korban Tabung LPG Terus Bertambah
JEMBER - Jumlah korban akibat gas elpiji semakin bertambah. Kali ini, korbannya menimpa dua warga Dusun Krajan, Desa Sempolan, Kecamatan Silo. Masing-masing dialami Mbok Misri, 60 dan anaknya, Ineke Rahmawati, 37. Keduanya mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawatan di Puskesmas Mayang. Tak hanya itu saja. Akibat ledakan dari gas elpiji yang bocor, rumah dan dapur milik Misri hancur berantakan. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 04.30 pagi kemarin.

Informasi yang dihimpun Rj menyebutkan, saat warga sekitar masih tidur nyenyak, mendadak dikejutkan dengan dentuman ledakan sangat keras. "Suara ledakannya mirip dengan meriam," kata Cicik, 19, tetangga korban.

Saat itu, Cicik sedang tidur di kamar yang berdekatan dengan dapur milik Mbok Misri. Awalnya, dia mengira getaran akibat ledakan diakibatkan oleh gempa. Namun, betapa terkejutnya dia, tatkala melihat kondisi rumah Mbok Misri sudah hancur berantakan. Bahkan, tembok yang berada di sisi timur langsung jebol. Demikian juga dengan tembok sepanjang 7 meter di ruang tamu, juga nyaris roboh menimpa rumah tetangga.

Setelah warga mengetahui kondisi rumah Mbok Misri secepatnya memberikan pertolongan. Saat terjadi ledakan, rumah korban dihuni tiga orang. Yakni, Mbok Misri, Ineke, dan Aluf, anak Ineke yang masih berusia 10 bulan. Menurut Ineke, waktu kejadian, dia sedang terlelap tidur di kamar bersama Aluf. Saat terdengar suara ledakan, dia langsung terbangun dan berusaha melindungi Aluf dengan cara mendekap anaknya.

JEMBER - Jumlah korban akibat gas elpiji semakin bertambah. Kali ini, korbannya menimpa dua warga Dusun Krajan, Desa Sempolan, Kecamatan Silo. Masing-masing

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News