KOWANI di Persimpangan Jalan, Giwo Rubianto & Yenny Wahid Dorong Penyelesaian Lewat Kongres
"Memang saya kaget sekali, bagaimana itu kantor sudah dibangun bertahun-tahun dan sekarang berantakan. Jadi kafe, jadi warung minuman, warung kopi, yang sebelumnya untuk kegiatan ibu-ibu semua gitu," ungkapnya.
Sementara itu, Ketum WPPKBI Yenny Wahid, sebagai pimpinan salah satu organisasi anggota KOWANI menyampaikan harapan agar KOWANI kembali bersatu dan solid.
Menurut dia, KOWANI harus kembali menjadi “kapal besar” yang kokoh untuk membawa aspirasi serta memperjuangkan kepentingan perempuan Indonesia.
"Proses mediasi yang difasilitasi pemerintah sejauh ini masih menemui jalan buntu sehingga diperlukan solusi yang lebih tegas agar konflik tidak terus menguras energi seluruh pihak," katanya.
Yenny menegaskan, bila dialog dan mediasi tak menghasilkan titik temu, maka penyelesaian harus dikembalikan kepada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi (AD/ART).
Dalam pandangannya, forum tertinggi untuk menyelesaikan konflik internal adalah kongres, termasuk kemungkinan Kongres Luar Biasa (KLB), mengingat waktunya belum masuk agenda kongres biasa.
"Tujuan kongres bukan semata-mata untuk mengganti ketua umum, melainkan untuk meluruskan kembali arah organisasi, menyelesaikan persoalan yang ada, serta mengembalikan kedaulatan keputusan kepada organisasi anggota," tegasnya.
Menurut Yenny, perkembangan terbaru justru memperlihatkan adanya dualisme yang belum terselesaikan. Ia menyoroti bahwa Dewan Pimpinan KOWANI yang sebelumnya disebut telah diberhentikan ternyata masih diakui keabsahannya oleh pemerintah.
KOWANI berada di persimpangan jalan, Giwo Rubianto dan Yenny Wahid mendorong penyelesaian lewat Kongres.
- Sambut Ketum PBNU Baru, Kowani Titipkan Pesan Persatuan Bangsa kepada Gus Kikin
- Yenny Wahid Sesalkan Demonstrasi dan Aksi Mengamuk di Muktamar NU
- Kongres Luar Biasa MKB, Fauzi Bowo Ditetapkan sebagai Ketua Dewan Adat
- Prabowo Dukung Pelatnas Jangka Panjang, Ketum FPTI: Ini Investasi untuk Masa Depan
- Cara PPEKRAF dan KOWANI Dorong Perempuan Berdaya
- KOWANI Tolak Hasil KLB, Sebut Organisasi Tetap Berjalan Normal
JPNN.com




