KPK Geledah Kantor Dinas PUPR dan Rumah Ketua PBSI Madiun
jpnn.com, MADIUN - KPK menggeledah rumah Ketua PBSI Kota Madiun Rahma Nuviarini yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Selasa.
Penyidik KPK mendatangi rumah yang berada di Jalan Setiaki Nomor 26, Kelurahan Ombo Ombo, Kota Madiun tersebut dengan menggunakan empat unit mobil Toyota Innova hitam.
Dalam kegiatan yang berlangsung malam hari tersebut, tim penyidik KPK melakukan penggeledahan dengan cara tertutup.
Penggeledahan diduga merupakan bagian dari pengembangan kasus tindak pidana korupsi bermodus imbalan pembangunan proyek dan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta gratifikasi di lingkungan Pemkot Madiun.
Belum ada keterangan resmi dari KPK tentang peran Rahma dalam kasus Maidi. Dari kegiatan penggeledahan tersebut, sekitar pukul 21.00 WIB, KPK terlihat keluar rumah dan menyita sejumlah dokumen yang dimasukkan ke dalam koper besar.
Selain itu, KPK juga menyita aset berupa dua unit mobil dari rumah Rahma, yakni satu mobil mewah merek Mercedes dan satu unit mobil Pajero.
Kedua unit mobil tersebut kemudian dibawa ke Polres Madiun Kota guna pendataan lebih lanjut oleh tim KPK.
Sebelum di rumah Rahma, tim KPK juga menggeledah kantor Dinas PUPR Kota Madiun di hari yang sama.
Penyidik KPK geledah kantor Dinas PUPR dan rumah Ketua PBSI Madiun terkait kasus Maidi.
- Waketum Golkar Kelihatannya Kesal sama Fadia Arafiq
- KPK Akan Panggil Suami dan Anak Bupati Pekalongan soal Aliran Uang Korupsi
- Perusahaan Ibu Fadia A Rafiq Harus Menang, Cek Konstruksinya
- Hasil Lengkap 16 Besar All England 2026: Indonesia Masih Punya Enam Wakil
- 3 Berita Artis Terheboh: Fadia Arafiq Ditangkap KPK, Fairuz Sampaikan Pesan
- Fadia Arafiq Ditangkap KPK, Fairuz: Kalau Salah Konsekuensi Dijalan, Kalau Tidak...
JPNN.com




