KPK-PN Minta Percayakan Kepada KNKT soal Investigasi KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar
jpnn.com, JAKARTA - Koordinator Komunitas Pengguna Kapal Penyeberangan Nusantara (KPK-PN) Dr Maruly Hendra Utama berharap masyarakat memberikan ruang dan waktu kepada Komite Nasional Keselamatan transportasi (KNKT) untuk melakukan investigasi penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Madura.
Hasil investigasi nanti diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi ke semua pihak terkait agar kejadian tersebut tidak terulang di kemudian hari.
Maruly menyampaikan sebagai komunitas pengguna kapal penyeberangan, pihak KPK-PN tentu turut berduka atas kejadian musibah yang menimpa KMP Mutiara Sentosa 2 Jalur pelayaran Surabaya Makasar.
"Sebagai masyarakat diharapkan untuk memberikan ruang dan waktu kepada otoritas yang berwenang dalam hal ini KNKT agar bisa lakukan investigasi kejadian musibah yang ada dan rekomendasi resmi agar kejadian tidak berulang di masa depan," ujar Maruly dalam keterangannya, Minggu (9/8).
Diberitakan sebelumnya, setidaknya lima orang meninggal dunia setelah Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Pulau Madura pada Minggu (2/8).
KMP Mutiara Sentosa 2 berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Makassar, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan manifes awal, kapal tersebut mengangkut 271 orang, terdiri atas 232 penumpang dan 39 awak kapal.
Hingga Senin (3/8), Kementerian Perhubungan bersama tim gabungan masih melakukan pendataan dan pencocokan manifes untuk memastikan jumlah pasti penumpang yang berada di atas kapal serta korban yang berhasil dievakuasi.
Koordinator KPK-PN Maruly Hendra Utama meminta masyarakat mempercayakan kepada KNKT melakukan investigasi penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2
- Hati-Hati Penawaran Investasi, 20 Orang Jadi Korban, Rp 3 Miliar Raib
- Arief Poyuono: Danantara Kunci Indonesia Keluar dari Jebakan Pendapatan Menengah
- Menko Airlangga Resmikan Pabrik PT HSG Material Indonesia Senilai Rp710 Miliar di KEK Kendal
- Butuh Dana Segar Rp13 Triliun Agar Ekonomi Indonesia Ajeg
- Luhut Beberkan Kondisi Indonesia kepada Para Investor, Jangan Kaget
- Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dengan Total Investasi Rp180 Triliun di Maluku Utara
JPNN.com




