KPK Sebut Abi Terima Rp 500 Juta dari Mbak Cory atas Perintah Bupati Muara Enim
jpnn.com - Bupati Muara Enim Edison (EDS) diduga memerintahkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Abi Nurwardani (ABN) menerima uang setoran dari para rekanan di lingkungan Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan.
"ABN atas perintah EDS selaku Bupati Muara Enim periode 2025-2030, diduga menerima setoran uang dari para rekanan di lingkup Pemkab Muara Enim," kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Marketing PT Millenium Solusi Abadi, Cory Erin seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6). Setelah memeriksa Cory Erin, KPK menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.
Taufik mengatakan perintah Edison kepada Abi tersebut tidak sebatas pada rekanan Disdikbud Muara Enim saja, tetapi turut meliputi dinas-dinas lainnya.
"Ini diduga tidak hanya pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan," ucapnya.
Menurut Taufik, salah satu contoh penerimaan tersebut terjadi di lingkungan Disdikbud Muara Enim saat Abi menerima uang dari pegawai pemasaran PT Millenium Solusi Abadi (MSA) Cory Erin Hardi (CRH).
Dia menyebut Abi menerima uang saat bertemu Cory di sebuah hotel di Jakarta pada 6 Juni 2026.
"Dalam pertemuan tersebut, ABN diduga menerima uang tunai sebesar Rp 500 juta dari CRH," ujarnya.
Bupati Muara Enim Edison diduga perintahkan Sekretaris Disdikbud Muara Enim Abi Nurwardani (ABN) menerima uang setoran dari rekanan, salah satunya Mbak Cory.
- Jeruk Keprok
- Pengkhiatan di Jantung Keadilan: Menggugat Elite Penegak Hukum Dalam Terang Pancasila dan ASTA CITA
- 5 Berita Terpopuler: Instruksi Penting untuk PNS, PPPK, dan Tenaga Kontrak muncul, Sudah Ada Kepastian untuk P3K PW?
- Bawah Bantal
- 2 Anak Buah Bupati Sukoharjo Etik Suryani Juga Tersangka, Begini Kejahatan Mereka
- Ini Dosa Eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah yang Dibongkar Polri
JPNN.com




