Kukuhkan Forum PRB, Wali Kota Tangerang Tekankan Kolaborasi Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Sejumlah langkah strategis juga ditekankan, mulai dari penguatan literasi kebencanaan hingga tingkat RT/RW, pemanfaatan teknologi untuk pemetaan wilayah rawan, hingga pengembangan Kampung Tangguh Bencana berbasis masyarakat.
Sachrudin, juga menegaskan bahwa penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua FPRB yang baru dilantik, Supiani, menyatakan komitmennya untuk memperkuat peran dan aksi nyata di lapangan.
“Kami siap bergerak bersama masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, turut diserahkan bantuan hibah berupa perahu dayung, pelampung, dan helm rescue. Selain itu, dilakukan penanaman pohon dan penebaran benih ikan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan dan mengurangi risiko bencana di bantaran Sungai Cisadane.(ray/jpnn)
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan fondasi utama dalam melindungi masyarakat dari potensi bencana yang kian meningkat.
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean
- BBKSDA Apresiasi Polda Riau Ungkap Perusakan Mangrove di Rohil
- ECADIN Perkuat Literasi Media Mengenai Pengelolaan Emisi Metana di Sektor Minyak dan Gas Bumi
- Hadapi Perubahan Iklim Global, Lautan Luas Perkuat Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular
- Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
- PNM Tanam 27.000 Pohon untuk Dukung Penghijauan dan Penanganan Perubahan Iklim
- Buka Porseni PAUD 2026, Wali Kota Tangerang: Ini Investasi Menuju Generasi Emas
JPNN.com




