Kunjungi NTT, Menteri UMKM Jamin Keberlangsungan Pemberdayaan Perempuan Pulau Rinca
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman menyampaikan penguatan ekonomi kerakyatan melalui PNM menjadi salah satu instrumen utama pemerintah menekan kemiskinan ekstrem sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu diungkapkan Maman saat meninjau langsung pelaksanaan program pemberdayaan nasabah ultra mikro dan super mikro binaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar di Desa Pasir Panjang, Pulau Rinca.
“Kami hadir untuk bertemu langsung dengan pengusaha UMKM di Desa Pasir Panjang yang mayoritas adalah perempuan, sekaligus memastikan program ini berjalan dengan baik,” ujar Menteri Maman saat berdialog dengan pengusaha perempuan dan warga setempat, Rabu (29/4).
Maman menegaskan PNM menjadi ujung tombak dalam upaya mengatasi dan mengentaskan kemiskinan ekstrem.
“Fokus intervensi diarahkan kepada masyarakat pada kelompok desil satu dan dua yang paling membutuhkan kehadiran negara,” ujarnya.
Dia menjelaskan PNM memiliki peran strategis dalam mendukung pengusaha UMKM, khususnya segmen mikro dan super mikro, melalui penyediaan akses pembiayaan yang terjangkau sekaligus pendampingan usaha yang berkelanjutan.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap praktik pinjaman informal yang merugikan.
Kementerian UMKM secara konsisten memperluas akses pembiayaan dan pemberdayaan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PNM, guna mempercepat penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman menyampaikan penguatan ekonomi kerakyatan melalui PNM menjadi salah satu instrumen utama pe
- UMKM Ini Sukses Ekspor Perdana Madu ke Malaysia, Bea Cukai Jambi Sampaikan Harapan
- Kolaborasi Antarinstansi Perkuat UMKM Tembus Pasar Global
- Rupiah Mata Uang Terlemah Kelima di Dunia, Ekonom: Fondasi Ekonomi Rapuh
- Respons Pemerintah soal Pedagang Online Teriak Banyak Potongan
- Kuartal I 2026, Jamkrindo Catatkan Volume Penjaminan Rp 43,6 Triliun
- Lewat Talent & Innovation Hub, Menaker Pacu Talenta Muda jadi Inovator
JPNN.com




