Kunjungi Surabaya, Kepala Bakom RI Apresiasi Sistem Digitalisasi Perlindungan Sosial

Kunjungi Surabaya, Kepala Bakom RI Apresiasi Sistem Digitalisasi Perlindungan Sosial
Kepala Bakom RI mengapresiasi sistem pendaftaran Perlinsos berbasis digital di Surabaya karena dinilai canggih dan transparan. Foto: source for jpnn

"Semoga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat luas dan semakin memperkuat keadilan dalam penyaluran perlindungan sosial," pungkasnya.

*Cara Kerja Perlinsos*

Perlinsos hadir sebagai portal, bukan aplikasi, yang memungkinkan pendaftaran bantuan sosial hanya dengan NIK dan verifikasi wajah.

Portal ini menyatukan data dari delapan kementerian/lembaga melalui Digital Public Infrastructure, sebagai pendekatan pertama yang diterapkan di Indonesia.

Warga yang telah memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) dapat mengakses portal secara mandiri, sementara yang belum dapat dibantu melalui agen pendamping.

Inovasi ini ditopang oleh tiga fondasi digital public infrastructure, yaitu identitas digital dan verifikasi biometrik untuk memastikan keaslian pemohon, pertukaran data pemerintah melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah yang menghubungkan data kependudukan, DTSEN, ketenagakerjaan, listrik, dan aset, serta pembayaran digital untuk penyaluran yang cepat dan transparan.

Sebagai langkah memastikan layanan menjangkau seluruh masyarakat, Kemensos bersama kementerian/lembaga terkait telah menyiapkan 60.000 agen pendamping untuk membantu pendaftaran sekaligus menutup kesenjangan literasi digital.(ray/jpnn)

Kepala Bakom RI M Qodari memuji kecanggihan teknologi face recognition saat memantau langsung pendaftaran Digitalisasi Perlindungan Sosial di Surabaya.


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News