Kupang Dorong City Branding Berbasis Experience dan Diplomasi Ekonomi dari Batam
jpnn.com, BATAM - Kota Kupang mendapat dukungan kuat dari tokoh nasional dan pemangku kepentingan dalam mendorong model baru city branding berbasis pengalaman dan diplomasi ekonomi dari daerah.
Ketua Umum TIDAR sekaligus Anggota DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Lakalena dan Wakil Menteri UMKM RI Helvi Yuni Moraza menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yang dinilai berpotensi menjadi model nasional.
“Saya mau mengucapkan selamat luar biasa atas inisiatif dari Sis Serena yang sudah membuka gerai mempromosikan produk produk UMKM dari NTT bernama Sei NTT di Batam. Semoga sukses dan tentunya bisa menambah nilai ekonomi untuk masyarakat NTT. Untuk masyarakat di Batam maupun juga semua yang datang, pastikan untuk bisa mengunjungi Sei NTT,” kata Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.
Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Lakalena melalui video conference turut menegaskan dukungannya.
Ia menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan Kota Kupang merupakan model baru dalam pendekatan ekonomi daerah.
Menurutnya, daerah tidak lagi menunggu pasar datang, tetapi aktif masuk ke pasar sebagai bagian dari arah baru ekonomi kreatif NTT.
Sementara itu, Wakil Menteri UMKM RI Helvi Yuni Moraza menilai inisiatif tersebut sebagai terobosan strategis.
Ia menyebut daerah kini dapat menjadi pemain aktif dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional dan model seperti ini layak untuk direplikasi di berbagai wilayah Indonesia.
Kota Kupang mendapat dukungan kuat dari tokoh nasional dan pemangku kepentingan dalam mendorong model baru city branding
- Gugus Tugas Batam Maju Pecahkan Rekor, Bersihkan 10 Ton Sampah di Rempang dalam 1 Jam
- Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra Raih KWP Award 2026
- Bahas Penjaringan Calon Ketum, Ikatan Notaris Indonesia Akan Gelar Pra-Kongres
- Kunjungi Kupang, Gibran Janjikan Alat Pertanian Modern Bagi Petani
- Direksi BPJS Ketenagakerjaan Kunjungi Batam, Serap Aspirasi dan Keluhan Pekerja
- Layanan Immicare Imigrasi Batam Diapresiasi Masyarakat
JPNN.com




