Kurangi Pakai APBN, Program MBG Bakal Kerja Sama dengan BUMN hingga Hibah Luar Negeri
jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengaku bakal mencoba untuk tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu dia katakan seusai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (8/6).
“Ini kami akan mencoba mengurangi tidak menggunakan APBN, mencoba ya,” ucap Nanik.
Menurut dia, pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bakal bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam program CSR.
“Kami akan coba kerja samakan atau kami bisa dibiayai dengan CSR-nya BUMN, atau mungkin ada hibah dari luar negeri, atau mungkin juga kalau di tempat itu ada perusahaan-perusahaan besar misalnya berinvestasi,” jelasnya.
Eks jurnalis itu yakin perusahaan swasta besar seharusnya maupun untuk mengeluarkan anggaran membiayai pembangunan SPPG.
“Mereka kan juga punya CSR. Nah, itu kira-kira yang akan kami lakukan dalam waktu sekarang,” tutur Nanik.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN.
Kepala BGN Nanik S Deyang mengatakan bakal mencoba untuk tidak menggunakan APBN untuk program MBG. BGN bakal bekerja sama dengan BUMN hingga hibah luar negeri
- KPAI Beri Alarm Keras soal MBG: Jangan Sampai Anak Jadi Korban
- Mas Dar Tidak Main-main, Memecat PPPK, Jumlahnya Lumayan Banyak
- Kontraktor SPPG Tagih Kepastian Administrasi dan Pembayaran Rp 800 Miliar kepada BGN
- Prabowo Usulkan MBG Dapat Nobel 2026? Mendiktisaintek Ungkap Faktanya
- Rakortas Penguatan MBG, Pemerintah Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran Prioritas
- Ungkap Penyebab Keracunan MBG di Jayapura, BGN Langsung Copot Kepala SPPG Depapre
JPNN.com




