Kurs Rupiah Hari Ini Menguat Tipis, Masih Bisa Berlanjut?
jpnn.com, JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah pada Rabu pagi, menguat 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp 17.123 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.127 per USD.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan rupiah menguat dipengaruhi harapan negosiasi antara Iran-Amerika Serikat.
“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat di kisaran Rp 17.070 per USD- Rp 17.120 per USD dipengaruhi oleh harapan ruang negosiasi kedua antara AS dan Iran yang mendorong harga minyak turun dan indeks dolar melemah,” kata Rully, di Jakarta, Rabu.
Laporan Sputnik mengungkapkan Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance kemungkinan akan memimpin lagi delegasi AS dalam putaran kedua negosiasi dengan Iran apabila dilaksanakan nantinya. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa putaran berikutnya dari negosiasi antara Washington dan Teheran dapat berlangsung dalam dua hari ke depan di Pakistan.
Sebelumnya, perundingan telah diadakan di ibu kota Pakistan, Islamabad, selama akhir pekan lalu untuk mengakhiri secara permanen perang Israel-AS terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari, tetapi kesepakatan belum berhasil dicapai. Upaya untuk mengadakan putaran pembicaraan berikutnya sedang berlangsung.
“Negosiasi kedua belum tentu menjamin titik kesepakatan namun harapan harga minyak turun masih akan tetap terjaga,” ujar Rully.
Menurut dia, melihat sentimen domestik, permintaan lelang obligasi disebut memberikan harapan penurunan yield obligasi dan pembiayaan utang pemerintah.
Permintaan obligasi pemerintah pada lelang kemarin naik 34 persen yang disumbang terutama dari tenor menengah yang mencapai Rp 42 triliun dan mendorong yield turun 20 hingga 30 bps (basis points).
Nilai tukar (kurs) rupiah pada Rabu pagi, menguat 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.123 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.127 per dolar AS
- Kuasai Materi, Afi Kalla Tampil Dominan di Debat Perdana Caketum HIPMI Jambi
- Ekonom Soroti Program BSF Purbaya, Kalimatnya Tegas
- InfoEkonomi.ID Kembali Gelar Top Digital Public Relations Award 2026
- Wakil Ketua DPR RI Cucun Apresiasi Desa Tarumajaya Raih Paritrana Award
- Saran dan Solusi Ekonom CSIS untuk Program MBG Agar Ketahanan Ekonomi Nasional Terjaga
- Panda Bond Bukan Obat Penawar 'Rupiah yang Sakit', Ini Faktanya
JPNN.com




