Kurs Rupiah Makin Ambyar, USD Menyentuh Rp 17.493,45
Selasa, 12 Mei 2026 – 11:59 WIB
Nilai tukar rupiah pada puku 11.50 WIB kembali melemah, USD mencapai Rp 17.493,45. Ilustrasi: Ricardo/jpnn
Investor Tunggu Data Ritel
Melihat sentimen domestik, investor disebut menantikan data penjualan ritel Indonesia pada Maret 2026 yang akan dirilis siang ini.
"Penjualan ritel diperkirakan sedikit lebih tinggi, (yaitu) 6,8 persen, dibandingkan Februari 6,5 persen," ungkap Lukman.
Pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) juga diprediksi takkan memberikan baik pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan akan turut menekan rupiah.
"Akan ada saham-saham yang didepak, dan beberapa saham kapitalisasi besar yang di downgrade," ujar dia.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp 17.350 per USD-Rp17.500 per USD.(antara/jpnn)
Nilai tukar rupiah pada puku 11.50 WIB kembali melemah, USD mencapai Rp 17.493,45.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
BERITA TERKAIT
- Tutup Selat Hormuz, IRGC Ancam Serang Pangkalan Musuh di Timur Tengah
- Kurs Rupiah Kembali Menguat Ditopang Cadangan Devisa Negara
- Rupiah Menguat di Hadapan USD, Ada Kabar Baik Apa?
- 2 Hari Serangan AS ke Iran, 14 Tewas & 78 Luka-Luka
- Melemah 114 Poin, Rupiah Makin Gawat, USD Tembus Rp 18.128
- AS dan Iran Saling Serang, Donald Trump Sesumbar
JPNN.com




