Kursi Gianni Infantino Mulai Bergoyang, UEFA Siapkan Penantang Baru?
jpnn.com - Gianni Infantino menghadapi tekanan besar setelah hubungan FIFA dengan UEFA kembali memanas.
Meski rencana penjualan saham Piala Dunia akhirnya dibatalkan, Presiden FIFA itu justru menjadi sasaran kritik keras dari konfederasi sepak bola Eropa.
UEFA menilai persoalan tersebut tidak berhenti hanya dengan dibatalkannya proposal tersebut.
UEFA Belum Puas
Mereka meminta pihak yang terlibat dalam penyusunan rencana tersebut dimintai pertanggungjawaban, termasuk Infantino sebagai orang nomor satu di FIFA.
Dalam pernyataan resminya, UEFA menyebut Infantino telah mengingkari komitmen yang pernah disampaikan saat pertama kali terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2016.
"Janji-janji itu tidak pernah benar-benar dipenuhi. Kesepakatan yang dirancang secara tertutup dan dipaksakan tersebut tidak memiliki transparansi," demikian isi pernyataan resmi UEFA.
Sikap keras UEFA bukan tanpa alasan. Sebelumnya, mereka menjadi pihak yang paling vokal menolak wacana penjualan saham Piala Dunia.
Kursi Presiden FIFA Mulai Digoyang?
UEFA bahkan sempat mengisyaratkan kemungkinan memboikot turnamen apabila proposal itu tetap dijalankan.
Gianni Infantino menghadapi tekanan besar setelah hubungan FIFA dengan UEFA kembali memanas.
- FIFA Jatuhkan Sanksi Berat ke Argentina, AFA Siapkan Langkah Perlawanan
- FIFA Sanksi Pemain & Ofisial Timnas Argentina Imbas Keributan Seusai Final Piala Dunia 2026
- Pernyataan Eks Pelatih Persib Setelah Menerima Bayaran Penuh
- Robert Alberts Bongkar Kronologi Sengketa dengan Persib: Saya Sudah Mengurangi Hak Saya
- FIFA Kirim Surat untuk Persib Bandung, Isinya Bikin Bobotoh Bisa Bernapas Lega
- Utang Dibayar, Sanksi Dicabut, Persib Bakal Menggila
JPNN.com




