Senin, 23 Juli 2018 – 16:54 WIB

Lagi, Pabrik SS Ditemukan di Perumahan Mewah

Selasa, 25 Januari 2011 – 20:26 WIB
Lagi, Pabrik SS Ditemukan di Perumahan Mewah - JPNN.COM

TANGSEL - Polisi berhasil membongkar home industry pembuatan sabu-sabu (SS) di Perumahan Villa Dago Pamulang, Blok A No 97, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel. Uniknya, kasus itu terungkap bukan karena penangkapan, tapi karena terjadi ledakan akibat kesalahan proses pengolahan bahan kimia pembuatan SS, Minggu (23/1), pukul 23.00 malam lalu.

Akibatnya, Zulkifli (33) yang saat itu tengah meracik narkoba, terluka parah. Dia mengalami luka bakar nyaris 90 persen di tubuhnya. Awalnya, tidak ada yang curiga rumah mewah dua lantai bercat krem yang didiami Zulkifli bersama istri dan keponakannya lebih dari sebulan lalu itu, dijadikan gudang produksi SS. Tapi, aktivitas ilegal Zulkifli harus terungkap saat terjadi ledakan yang terjadi dan melukai dirinya.

Menurut keterangan polisi, Zulkifli yang merupakan pemain lama dalam kasus SS itu, tengah dirawat intensif di Rumah Sakit (RS) Fatmawati karena mengalami luka sangat serius. Selain Zulkifli, polisi juga mengamankan Magdalena (25), istrinya Zulkifli, serta Eddy (keponakan Zulkifli), dari rumah yang merangkap pabrik SS tersebut.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Gatot Eddy yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya mengungkap kasus itu setelah mendapatkan laporan warga pasca ledakan yang cukup keras. Dari hasil pemeriksaan di rumah itu, ditemukan dua gram SS siap pakai dan setengah ember SS yang masih dalam tahap produksi. Polisi juga menemukan yodium, soda api dan beberapa jenis bahan kimia lainnya.

Kesemua barang pembuat narkoba itu ditemukan di salah satu kamar di lantai dua rumah itu. "Yang bersangkutan bukan pemain baru. Pelaku adalah residivis narkoba. Dia pernah ditangkap di Bogor, Jawa Barat. Semua bahan kimia yang ditemukan di rumah itu memang untuk membuat sabu-sabu," terangnya.

Gatot juga mengatakan, pihaknya saat ini tengah menelusuri apakah ada tempat lain yang digunakan pelaku sebagai gudang produksi SS. Hal itu mengingat informasi yang didapat dari warga, kalau Zulkifli baru satu bulan tinggal di Perumahan Villa Dago Pamulang. "Kami mengamankan istri dan keponakan tersangka. Kami masih melakukan tindak lanjut untuk mengembangkan kasus ini," ungkap perwira polisi dengan pangkat tiga melati itu.

Sementara itu, Kebet (25), penjual nasi uduk yang berjualan tepat di depan rumah pelaku mengatakan, keluarga Zulkifli dikenal ramah. Bahkan, Rabu (19/1) lalu, penghuni rumah berpagar setinggi dua meter itu katanya, baru saja membeli motor. "Ibu (Magdalena, Red) yang di rumah itu ramah. Kalau keluar sering menyapa. Mereka memang kaya. Tapi, saya nggak tahu apa pekerjaan mereka," ungkapnya kepada Indopos (grup JPNN) kemarin. (kin/ibl/ito/jpnn)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar