Lansia Tewas Tertemper Commuterline Saat Menyeberang Rel di Cilebut
jpnn.com - KABUPATEN BOGOR - Seorang lanjut usia tewas setelah tertemper kereta commuterline atau KRL saat menyeberang rel di jalur Cilebut-Bogor, tepatnya di Kedung Halang Pledang, Cilebut Timur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7). Jajaran Kepolisian Sektor Sukaraja, Polres Bogor, telah melakukan penanganan korban yang diketahui berinisial UHO (61) tersebut.
Korban diketahui merupakan warga Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, yang bekerja sebagai buruh harian lepas.
Kapolsek Sukaraja AKP Ade Rahmat mengatakan peristiwa itu terjadi ketika korban UHO menyeberang rel dari Gang Haji Marhadi menuju Jalan Perumahan Bumi Pertiwi.
"Korban sedang menyeberang rel, kemudian datang kereta api dari arah Jakarta menuju Bogor. Masinis telah membunyikan semboyan 35, namun korban diduga tidak mendengarnya sehingga tertemper kereta," kata Ade di Bogor.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan segera dievakuasi ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan terkait insiden tersebut.
Ade menyebutkan situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan kondusif setelah proses evakuasi korban selesai dilakukan.
Kapolsek mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi jalur KA, serta memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberang demi menghindari kecelakaan. (antara/jpnn)
Seorang lansia tewas setelah tertemper commuterline atau KRL saat menyeberang rel di jalur Cilebut-Bogor.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- Polisi Tangkap Begal Anggota Polda Sumsel, Begini Awal Mula Penusukan
- Sahroni Minta Polri Tingkatkan Sweeping Kelab Malam demi Bendung Peredaran Narkoba
- Polisi Usut Penyebab Kematian Siswi yang Tewas di Stasiun Jurangmangu
- Drag Race Maut di Kotamobagu Tewaskan 8 Orang, Kapolda Sulut Pastikan Proses Hukum
- Video Pemotor Dipaksa Bayar Rp5 Ribu Viral, Tukang Parkir Ditangkap Polisi
- Kasus Arogansi Kombes Teddy Fanani, Wakapolda Sumbar: Momen Bagi Kami Introspeksi
JPNN.com




