Layanan Penyeberangan Nasional Terkelola Optimal, Arus Mudik & Balik Lancar Terkendali

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan di tengah peningkatan signifikan tersebut, layanan penyeberangan tetap mampu beroperasi secara optimal.
Hal ini tercermin dari kelancaran arus layanan yang terjaga serta distribusi trafik yang semakin merata di berbagai lintasan, termasuk pada periode puncak arus mudik dan balik.
Menurut Heru, capaian kelancaran layanan serta distribusi trafik yang semakin merata, bahkan pada puncak arus, merupakan hasil dari kesiapan operasional yang telah dirancang secara komprehensif jauh sebelum periode Angkutan Lebaran dimulai.
"Optimalisasi armada yang didukung penguatan digitalisasi layanan menjadi kunci utama dalam menjaga kinerja penyeberangan tetap andal,” ujar Heru.
Dalam pelaksanaannya, lintasan Jawa–Sumatra–Bali tetap menjadi simpul vital pergerakan nasional.
Berbagai langkah antisipatif dilakukan secara terukur, mulai dari pengaturan pola operasi kapal berbasis kebutuhan harian, penerapan skema Tiba–Bongkar–Berangkat saat terjadi kepadatan, delaying system melalui titik buffer zone, pemanfaatan digitalisasi Ferizy, hingga kebijakan stimulus berupa diskon tarif dan single tarif guna mendorong distribusi perjalanan yang lebih merata dan inklusif.
Keberhasilan ini juga diperkuat oleh koordinasi intensif lintas sektor.
ASDP memastikan kesiapan layanan transportasi yang tidak hanya andal, tetapi juga adaptif dan terkelola optimal, khususnya di 15 lintasan pantauan nasional
- Sampaikan Keprihatinan, ASDP Fokus Pemulihan & Pendampingan Korban KMP Aceh Hebat 2
- Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Baik, Menhub Apresiasi Kinerja ASDP
- Bersama 14 BUMN, ASDP Bangun Kabupaten Raja Ampat Lebih Berkelanjutan
- Pemprov DKI Catat 7.911 Pendatang Masuk ke Jakarta Pascalebaran
- Dukcapil DKI Catat Sebegini Pendatang Baru Masuk Jakarta Pascalebaran 2026
- Akademisi: Operasi Ketupat 2026 Direncanakan dengan Matang
JPNN.com




