LAZNAS Abulyatama Raih Opini WTP Hasil Audit Laporan Keuangan Tahun 2024
jpnn.com, BANDUNG - LAZNAS Abulyatama Indonesia kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
Hal ini ditandai dengan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2024 yang telah diaudit secara independen oleh Kantor Akuntan Publik Dr. Agus Widarsono, SE., M.Si., Ak., CA., CPA.
Hasil audit resmi disampaikan pada 4 September 2025 dan diterima langsung oleh CEO LAZNAS Abulyatama Indonesia Sudarmanto bersama Direktur Keuangan Kurniawan.
Predikat WTP ini merupakan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan yang menegaskan bahwa penyusunan laporan keuangan LAZNAS Abulyatama Indonesia telah sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku tanpa pengecualian.
"Capaian ini bukan hanya bentuk pencapaian administratif, tetapi juga komitmen kami untuk terus menjaga amanah dari para donatur, mitra, dan masyarakat luas. Opini WTP ini menjadi motivasi agar LAZNAS Abulyatama Indonesia semakin profesional dalam mengelola dana umat demi keberlangsungan program-program yang bermanfaat,” ujar Sudarmanto.
Sementara itu, Direktur Keuangan LAZNAS Abulyatama Indonesia Kurniawan menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim.
“Kami terus memperkuat sistem keuangan yang akuntabel dan transparan agar setiap rupiah yang dititipkan benar-benar sampai pada penerima manfaat sesuai syariah dan regulasi,” tuturnya.
Dengan diraihnya opini WTP ini, LAZNAS Abulyatama Indonesia berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan publik serta memperluas jangkauan kebermanfaatan dan menyejahterakan masyarakat melalui bidang pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah melalui program unggulan seperti The Yatim Village, Rumah Sehat Anugerah Langit, Mustahik Berdaya, dan Energy of Al Aqsha. (rhs/jpnn)
LAZNAS Abulyatama Indonesia kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- BNPP RI Raih WTP ke-12, Tegaskan Akuntabilitas Anggaran Pengelolaan Kawasan Perbatasan
- BPK Ungkap Pekerjaan Rumah Kementerian ESDM di Balik Raihan WTP 2025
- BPK: Opini WTP Bukan Tujuan Akhir, tetapi Fondasi Perbaikan Tata Kelola
- Setjen MPR Pertahankan Opini WTP, Tegaskan Komitmen Transparansi hingga Integritas
- BPKH Kembali Raih Opini WTP untuk Delapan Kalinya Sejak 2017
- Baznas Perkuat Syiar Zakat Lewat Kolaborasi dengan Media Digital MUI
JPNN.com




