LBH GP Ansor Desak Kejaksaan Agung Sita Aset Riza Chalid
"Maka Kejagung harus segera melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk menerbitkan Red Notice melalui Interpol, hal ini untuk mempermudah proses penangkapan di luar negeri. Serta mengaktifkan perjanjian ekstradisi (jika ada) atau jalur diplomatik untuk meminta pemulangan," kata dia.
Selain itu, Dendy juga mendesak Kejagung untuk segera menyita aset Riza Chalid. Menurut dia, hal ini penting agar tidak terjadi proses pengalihan aset.
"Penyitaan aset juga harus segera dilakukan, hal ini untuk mencegah penghilangan atau pengalihan aset dan menjadi jaminan pengembalian kerugian negara. Langkah-langkah penyitaan ini bisa dilakukan melalui penyitaan sementara dalam proses penyidikan dengan mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku," jelas Dendy.
Dia menambahkan, dukungan publik juga bisa memainkan peran sangat penting dalam memastikan kasus Riza Chalid tidak "menghilang". Di negara dengan tantangan penegakan hukum seperti Indonesia, kata dia, tekanan publik sering menjadi satu-satunya kekuatan untuk mengawal integritas proses hukum.
"Bentuk dukungan publik yang strategis dan berdampak adalah dengan melakukan A kampanye melalui media sosial dengan tujuan agar kasus ini tidak dilupakan oleh publik," ujar Dendy.
Menurut dia, publik juga harus bersuara lantang dan konsisten, dikarenakan aparat penegak hukum sering kali bergerak bukan karena niat, tapi dikarenakan besarnya tekanan publik.
"Semakin tinggi tekanan publik, maka semakin kecil ruang kompromi," ucap dia.
Kejagung menetapkan M Riza Chalid sebagai tersangka pada Kamis (10/7) lalu.
Ketua LBH GP Ansor Dendy Zuhairil Finsa menyambut positif penetapan Muhammad Riza Chalid sebagai tersangka korupsi minyak mentah
- Kubu Febrie Ungkap BAP Tan Kian, Uang Rp 40 M Diduga untuk 4 Pejabat Kejagung
- Pakar Nilai Penanganan Kasus Febrie Jadi Bukti Keberanian dan Transparansi Kejagung
- Aset Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG Disita Kejagung, Sebegini Banyaknya
- 50 Pertanyaan buat Febrie Adriansyah
- Diperiksa Sebagai Tersangka TPPU, Febrie Adriansyah Dicecar 50 Pertanyaan
- Kejaksaan Didesak Jadikan Kasus Febrie Bukti Kegarangan Memberantas Korupsi
JPNN.com




