Legislator PDIP Harap Penyaluran Bapang Tak Ditunda Demi Stabilitas Harga Pangan
Diketahui, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 11,92 triliun untuk program Bapang pada 2026.
Menurut Alex, penyaluran Bapang sangat penting karena mampu menjaga harga sembako tetap stabil.
Kemudian, kata dia, penyaluran Bapang bisa membantu kebutuhan KPM selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah serta menjaga daya beli masyarakat.
“Bapang ini, tentunya sangat ditunggu calon penerima. Jangan biarkan KPM menunggu janji pemerintah dalam waktu lama,” ujar Alex.
Program Bapang yang dilaksanakan Bapanas bersama Bulog di tahun 2025 lalu digelar dua tahap.
Tahap pertama dengan alokasi Juni dan Juli berupa bantuan pangan beras kilogram setiap bulan kepada 18,2 KPM.
Selanjutnya, pada alokasi Oktober dan November pemerintah menambahkan paket bantuan dengan dua liter minyak goreng dengan jumlah KPM sama setiap bulannya.
Badan Pusat Statistik (BPS) pernah melaporkan implikasi positif program Bapang beras karena turut berkontribusi pada penurunan tingkat kemiskinan Indonesia.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menyebut penyaluran Bapang pada Idulfitri 1447 Hijriah bisa menjaga daya beli masyarakat.
- Revisi UU Kehutanan, PDIP Minta Transparansi Sewa Lahan Tambang
- Basarah: Profesor UIN Jakarta Mengagumi Masjid At-Taufiq PDI Perjuangan
- Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Makin Pedas, Beras Aman?
- Ghost In The Cell Singgung Karakter Prakarsa Kitabuming, Hasto PDIP: Sangat Simbolis
- Jaga Kualitas Banpang, BULOG Pastikan Ganti Beras Bantuan di Bangkalan Sebelum Disalurkan
- Jaga Stabilitas Harga, BULOG Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan
JPNN.com




