Lestarikan Warisan Dayak, Pelajar SMKN 2 Palangka Raya Belajar Menjawet
jpnn.com, JAKARTA - Ratusan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Palangka Raya mengikuti pelatihan menjawet.
Menjawet sendiri seni menganyam rotan tradisional khas suku Dayak yang kini mulai langka.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 2 Palangka Raya, Theresia Zusfenti, mengungkapkan ada sekitar 100 siswa dari 22 kelas (X dan XI) yang ikut serta.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam menjaga warisan nenek moyang agar tidak lekang dimakan zaman.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa. Apalagi kami memiliki mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK), jadi sangat sinkron," ujar Theresia kepada awak media, Kamis (7/5).
Menurut Theresia, pelatihan ini bukan sekadar pengenalan budaya. Pihak sekolah membidik kemandirian siswa agar memiliki jiwa kewirausahaan setelah lulus nanti.
"Ini sejalan dengan semboyan SMK, yakni BMW: Bekerja, Melanjutkan studi, atau Berwirausaha," tegasnya.
Rahmati, salah satu siswa kelas X, mengaku bangga bisa mempelajari kerajinan yang mulai jarang ditekuni generasi sebayanya.
Ratusan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Palangka Raya mengikuti pelatihan menjawet
- Revitalisasi Bikin Sekolah Kian Nyaman, Penyerapan Tenaga Kerja Tinggi, Ekonomi Bergerak
- Sekolah Unggulan Mendominasi Perolehan Medali di Ajang KOSSMI 2026
- 1.300 Siswa Terbaik dari Seluruh Indonesia Ikuti Babak Final KOSSMI 2026
- Hardiknas 2026 di Teluknaga Jadi Ruang Kreatif, Siswa Belajar Teknologi Lewat Minecraft Education
- Serap Aspirasi Siswa Papua Tengah, Kaesang Berjanji Sampaikan ke Pemerintah Pusat
- PalmCo Salurkan Bantuan Komputer ke Sekolah untuk Dorong Literasi Digital di Pelosok
JPNN.com




