Lewat Klinik Ekspor, Tim Bea Cukai Malang Mendampingi Pelaku UMKM Kembangkan Bisnis
Dalam setiap kegiatan, Tim Klinik Ekspor memberikan masukan mengenai strategi pengembangan ekspor, pemanfaatan fasilitas kepabeanan, perluasan jejaring bisnis, hingga pentingnya menjaga komunikasi dengan pembeli di luar negeri.
Pelaku usaha juga didorong untuk memanfaatkan promosi digital serta mengikuti kegiatan business matching guna memperluas akses pasar ekspor.
Pitoyo mengatakan Klinik Ekspor merupakan bentuk pendampingan berkelanjutan agar pelaku usaha semakin siap memasuki pasar global.
"Melalui Klinik Ekspor, kami ingin hadir tidak hanya sebagai pemberi layanan kepabeanan, tetapi juga sebagai mitra yang mendampingi pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya hingga mampu bersaing di pasar internasional," ujar Pitoyo. (mrk/jpnn)
Bea Cukai Malang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan ekspor nasional melalui pendampingan kepada pelaku usaha berorientasi ekspor
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- Tanam Mangrove di Malang Selatan, Sekjen PDIP: Wujud Tanggung Jawab Jaga Kehidupan
- 10 Tahun Citra Maja City, Bertumbuh Bersama Ribuan Keluarga
- UMKM Binaan Astra Catatkan Transaksi Ekspor Rp400 Miliar di Trade Expo Indonesia 2026
- Bicara Gerakan Merawat Pertiwi, Hasto PDIP Ungkit Cara Ciptakan Lapangan Kerja
- Gerakkan Ekonomi Masyarakat, Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi
- Fasilitas KEK dan ATA Carnet dari Bea Cukai Bantu Kesuksesan MotoGP Mandalika 2026
JPNN.com




