Libatkan 2.800 Petani, BPDP dan ASPEKPIR Lepas Ekspor Perdana 28 Ton Lidi Sawit ke China

Libatkan 2.800 Petani, BPDP dan ASPEKPIR Lepas Ekspor Perdana 28 Ton Lidi Sawit ke China
BPDP bersama ASPEKPIR Indonesia melepas ekspor perdana 28 ton lidi sawit ke China di gudang PT Arra Setya Abadi, Belawan, Medan, Sumatera Utara, Rabu (17/6). Foto: source for jpnn.com

Selain itu, BPDP saat ini juga menjalankan berbagai program strategis untuk mendukung petani sawit, seperti Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), bantuan sarana dan prasarana, pengembangan sumber daya manusia perkebunan, penelitian dan pengembangan, serta promosi perkebunan.

Ketua Umum ASPEKPIR Setiyono mengatakan ekspor perdana tersebut merupakan hasil tindak lanjut program pemberdayaan UMKM yang dijalankan bersama BPDP di sejumlah wilayah, terutama di Riau dan Sumatera Utara.

Menurut Setiyono, sedikitnya tujuh koperasi anggota ASPEKPIR terlibat dalam penyediaan bahan baku lidi sawit yang diekspor ke China.

“Manfaatnya akan dirasakan sekitar 2.800 anggota koperasi. Ini menunjukkan pengembangan usaha berbasis limbah sawit mampu menjadi sumber ekonomi baru bagi petani,” katanya.

Dia menilai ekspor perdana itu membuktikan bahwa lidi sawit yang selama ini kurang dimanfaatkan ternyata memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Kami berharap semakin banyak petani sawit yang tertarik menjadikan pengumpulan dan pengolahan lidi sawit sebagai sumber penghasilan tambahan,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Arra Setya Abadi Ilham Setiadi mengungkapkan permintaan pasar internasional terhadap lidi sawit terus meningkat.

Karena itu, peluang pengembangan usaha tersebut dinilai masih sangat terbuka bagi petani dan pelaku UMKM di berbagai daerah sentra perkebunan sawit.

BPDP bersama ASPEKPIR Indonesia melepas ekspor perdana 28 ton lidi sawit ke China di gudang PT Arra Setya Abadi, Belawan, Medan, Sumatera Utara, Rabu (17/6).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News