Libatkan 2.800 Petani, BPDP dan ASPEKPIR Lepas Ekspor Perdana 28 Ton Lidi Sawit ke China
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumatera Utara yang diwakili Tsarwah mengapresiasi keberhasilan ekspor perdana tersebut.
“Kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi petani, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan keberhasilan ekspor seperti ini,” ujarnya.
Menurutnya, Sumatera Utara memiliki potensi besar dalam pengembangan produk turunan berbasis limbah kelapa sawit, termasuk lidi sawit.
Selain pelepasan ekspor perdana, BPDP dan ASPEKPIR juga menggelar workshop praktik ekspor lidi sawit di Langkat, Sumatera Utara, Kamis (18/6).
Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta itu turut diisi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara koperasi sawit dan pelaku ekspor untuk meningkatkan produksi lidi sawit siap ekspor.(kkp/jpnn)
BPDP bersama ASPEKPIR Indonesia melepas ekspor perdana 28 ton lidi sawit ke China di gudang PT Arra Setya Abadi, Belawan, Medan, Sumatera Utara, Rabu (17/6).
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Kenny Kurnia Putra
- Ini Upaya Bea Cukai Malang Agar UMKM Tanaman Hias dan Keripik Tembus Pasar Ekspor
- BPK Periksa Pengelolaan Sumber Daya Mineral di Sulteng, Wagub Reny Sentil IMIP
- ASPEKPIR & KUD Dukung Komitmen PTPN IV PalmCo untuk Memajukan Petani Mitra
- LPPOM Halal Connect 2026 Hubungkan UMK Babel dengan Sertifikasi, Pembiayaan, Pasar
- Bea Cukai Malang Asistensi Pelaku Usaha Lokal Agar Siap Hadapi Pasar Internasional
- Hilirisasi Kelapa Harus Pastikan Petani Jadi Penerima Utama Nilai Tambah
JPNN.com




