Life Wife

Oleh Dahlan Iskan

Life Wife
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Ketika Disway pagi ini terbit, pemakaman James F. Sundah sedang berlangsung di New York. Upacara itu berlangsung dua jam, berarti selesai pukul 06.00 pagi ini.

Itu sudah termasuk kebaktian secara Kristen selama setengah jam di awal acara. Yang paling istimewa tentu acara terakhir: semua pelayat menyanyikan lagu Lilin Lilin Kecil ciptaan James.

Life WifeDari kiri ke kanan: James, Erick, dan Lia bersama pasien di rumah sakit.--

Baca Juga:

Anda bisa mengikuti semua itu secara live. Kalau belum punya link-nya, ini dia (funeraweb.tv/diffusions/123811).

Sebelum itu, doa lima agama dipanjatkan: Kristen Protestan (agama James F. Sundah), Katolik (agama Lia, istrinya), Yahudi, Islam, dan Buddha (sahabat-sahabatnya). Yang dari Islam akan dibawakan oleh Ustaz Jaya dari Masjid Al Hikmah New York.

Selama ini James sering ikut ke gereja Katolik dan Lia sering ikut ke gereja Kristen. Erick, anaknya, sering juga ke gereja bapaknya, tetapi selalu lupa: di akhir doa ia menggerakkan tangan ke tiga arah sebagaimana praktik doa di Katolik.

Yang akan ditunggu pelayat adalah eulogi. Saya sering mendengarkan eulogi tokoh-tokoh Amerika ketika mereka menghadiri pemakaman sahabat.

Isi eulogi itu biasanya sangat menarik: penilaian dari si pembawa eulogi mengenai tokoh yang akan dimakamkan. Dalam pidato itu begitu sering sisi-sisi lucu almarhum disebutkan. Maka di acara pemakaman seperti itu sangat biasa terdengar tawa yang meriah dan tepuk tangan yang riuh.

Ketika Disway pagi ini terbit, pemakaman James F. Sundah sedang berlangsung di New York. Upacara itu berlangsung dua jam, berarti selesai pukul 06.00 pagi ini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News