Lihat, Wapres Gibran Naik Motor Trail saat Tinjau Korban Banjir di Sumbar
jpnn.com, SUMATERA BARAT - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung ke lokasi terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis (4/12).
Pada kesempatan itu putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu terlihat menunggangi motor trail untuk menembus medan berat demi mencapai lokasi terdampak.
Dia sebelumnya tiba di Bandara Minangkabau, Sumatera Barat, Gibran langsung menaiki helikopter menuju Kabupaten Agam untuk mendistribusikan bantuan logistik kepada korban yang berada di posko pengungsia
Setelah mendarat di Bandara Minangkabau, Sumatera Barat, Gibran langsung menaiki helikopter menuju Kabupaten Agam untuk mendistribusikan bantuan logistik kepada korban yang berada di posko pengungsian.
Setelah mendarat dari helikopter, Gibran langsung melanjutkan perjalanannya dengan menggunakan motor trail menuju posko pengungsian yang didirikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Sambil membawa buku catatan di lengan kirinya, Gibran menatapi barisan rumah-rumah penduduk yang telah tersapu banjir bandang di kanan-kirinya.
Jalanan menuju posko pengungsian tampak masih tertutup lumpur basah. Lebar jalan pun sangat sempit, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat, dan hanya dapat ditempuh dengan motor.
Sepeda motor dalam rangkaian kunjungan Wapres Gibran ke Kabupaten Agam juga bertujuan agar tidak mengganggu jalannya aktivitas petugas SAR yang sedang melakukan evakuasi, serta pencarian korban hilang.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung ke lokasi terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam.
- BNPB: 1.189 Korban Meninggal Akibat Banjir & Longsor di Aceh, Sumut, Sumbar
- Alasan Keamanan, Wapres Gibran Tunda Kunjungan ke Yahukimo
- Talaria Komodo, Motor Trail Listrik dengan Torsi 753 Nm
- Modifikasi Cuaca Bakal Dilakukan di Jakarta Selama 5 Hari
- Trafik Data Meroket Tajam, Indosat Jaga Keandalan Jaringan Selama Nataru
- Kabar Baik, Warga Sumut Tidak Lagi Menginap di Pengungsian saat Ramadan
JPNN.com




