Longsor Bantargebang Tewaskan 4 Orang, Mas Pram Tutup Zona 4A, Pengiriman Sampah Dialihkan ke Zona 3
Senin, 09 Maret 2026 – 13:33 WIB
Operator mengoperasikan alat berat saat melakukan pencarian korban longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026). Berdasarkan data sementara dari Basarnas DKI Jakarta pada Senin (9/3) pagi, sebanyak 13 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, dengan rincian empat orang meninggal dunia, empat orang selamat, dan lima masih dalam proses pencarian. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/foc.
Dengan tingginya curah hujan tersebut, air pun masuk ke dalam gunungan sampah di Bantargebang. Akhirnya, kondisi sampah yang licin menyebabkan longsor di kawasan tersebut.
Baca Juga:
Kejadian itu, lanjut Pramono, menyebabkan jalan operasional dan Sungai Ciketing sepanjang 40 meter tertutup sampah.
Setelah meninjau kondisi di Bantargebang pada pagi tadi, Pramono pun segera meminta agar situasi di tempat tersebut segera dinormalkan kembali.
“Terutama Sungai Ciketing-nya, agar segera bisa normal kembali. Tempat itu begitu tertutup maka jalannya juga tertutup, di lapangan kelihatan sekali. Dan untuk itu segera akan dinormalkan kembali,” ujarnya.(antara/jpnn)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menutup sementara zona 4A di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, mulai Senin (9/3).
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean
BERITA TERKAIT
- Melihat Bahaya Gas Metana di TPST Bantargebang
- DPRD Minta Pemprov DKI Ubah Total Sistem TPST Bantargebang, Ini Alasannya
- Pemprov DKI Operasikan Alat Pengolah Sampah Jadi Pupuk di Pasar Kramat Jati
- Gubernur DKI Tegaskan Sekolah Swasta Gratis Dilarang Pungut Biaya dari Siswa
- Pemprov DKI Jakarta Tetap Menggratiskan Pajak Kendaraan Listrik, Ini Alasannya
- Longsor Bantar Gebang Telan Korban, Tokoh PSI Josephine Simanjuntak Minta Kasus Tak Berhenti di Hukum
JPNN.com




