Lonjakan Truk Logistik Padati Pelabuhan Ketapang, Kolaborasi ASDP & Stakeholder Jadi Kunci
jpnn.com, BANYUWANGI - Arus balik Lebaran di lintasan Ketapang–Gilimanuk masih bergerak dinamis dengan intensitas yang tinggi kendati Posko Angkutan Mudik telah berakhir.
Sejak pagi hingga siang hari, kendaraan terus mengalir menuju Pelabuhan Ketapang mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke daerah asal maupun melanjutkan aktivitas pascalibur panjang.
Hingga pukul 15.00 WIB, arus kendaraan dari arah utara menuju pelabuhan terpantau padat dengan estimasi antrean mencapai kurang lebih 12 kilometer.

Komposisi kendaraan didominasi truk logistik, disertai bus dan kendaraan pribadi yang terus bergerak menuju area pelabuhan.
Kondisi ini merupakan bagian dari dinamika operasional pasca berakhirnya kebijakan pembatasan kendaraan logistik sumbu tiga ke atas yang diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor: KP-DRJD 854 Tahun 2026, Nomor: HK.201/1/21DJPL/2026, Nomor: 20/KPTS/Db/2026, dan Nomor: Kep/43/II/2026 tertanggal 5 Februari 2026.
Pembatasan tersebut sebelumnya diberlakukan di lintasan Ketapang–Gilimanuk pada 13–29 Maret 2026.
Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menyampaikan lonjakan kendaraan logistik setelah dibukanya kembali pembatasan tersebut menjadi salah satu faktor meningkatnya antrean di lintasan Ketapang–Gilimanuk.
Pola TBB dan pengoperasian kapal perbantuan mendukung kelancaran layanan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang
- Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Baik, Menhub Apresiasi Kinerja ASDP
- Bersama 14 BUMN, ASDP Bangun Kabupaten Raja Ampat Lebih Berkelanjutan
- ASDP Sukses Kelola Mudik 2026, Survei Menunjukkan Kepuasan Publik Tinggi
- Layanan Penyeberangan Nasional Terkelola Optimal, Arus Mudik & Balik Lancar Terkendali
- ASDP Percepat Layanan, Antrean Ketapang–Gilimanuk Aman dan Tetap Bergerak
- Puncak Arus Balik Lebaran Menguat di Ketapang, ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali
JPNN.com




