LSI Denny JA Dukung Seruan Tobat Ekologis Menteri Jumhur
jpnn.com, JAKARTA - Seruan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat untuk melakukan tobat ekologis mendapat dukungan dari berbagai kalangan.
Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai ajakan tersebut sangat relevan dengan kondisi kerusakan lingkungan yang saat ini dihadapi Indonesia.
Menurut Toto, istilah tobat ekologis memiliki kekuatan moral dan spiritual yang lebih mendalam dibandingkan berbagai slogan lingkungan hidup yang selama ini kerap digaungkan.
Karena itu, ia menilai momentum penyampaian gagasan tersebut sangat tepat di tengah meningkatnya ancaman krisis ekologis.
"Ajakan Pak Menteri Jumhur patut disambut positif. Momennya sangat tepat," kata Toto Izul Fatah, Minggu (8/6).
Toto menjelaskan bahwa kata "tobat" mengandung makna pengakuan atas kesalahan yang telah dilakukan, disertai penyesalan, penghentian perbuatan yang salah, serta komitmen untuk tidak mengulanginya.
"Dalam konteks lingkungan hidup, tobat ekologis berarti pengakuan kolektif bahwa manusia telah banyak melakukan kerusakan terhadap alam," ungkapnya.
Ia menilai selama ini manusia cenderung memandang alam sebagai objek eksploitasi semata. Berbagai aktivitas seperti penebangan hutan tanpa pemulihan yang memadai, eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan, pencemaran sungai dan laut, hingga alih fungsi lahan produktif menjadi bukti bahwa pembangunan kerap mengabaikan keseimbangan lingkungan.
Dinilai jadi jawaban krisis lingkungan Indonesia, LSI Denny JA dukung langkah Menteri Jumhur yang menyerukan taubat ekologis
- Menteri Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggung Jawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
- Menteri LH Dorong Ekosistem Pengelolaan Limbah B3 dan Medis yang Transparan dan Berkelanjutan
- Dikunjungi Delegasi Investor, Menteri Jumhur Sebut Prabowo Presiden Paling Hijau
- Menteri LH Ingin Indonesia Jadi Pemimpin Ekonomi Berbasis Keanekaragaman Hayati
- Menteri LH Jumhur Hidayat Terhenyak Mendengar Cerita dari Sri Sultan HB X
- Menteri Jumhur Hidayat: Jatim Ranking 1 dalam Menjaga Lingkungan dan Mengelola Sampah
JPNN.com




