JPNN.com

Dua Film Tayang Bareng

Lukman Sardi Susah Bagi Waktu Promo

Rabu, 15 September 2010 – 14:12 WIB Lukman Sardi Susah Bagi Waktu Promo - JPNN.com
SURABAYA - Lukman Sardi termasuk aktor paling laris dalam dunia perfilman tanah air. Dalam setahun dia bisa membintangi empat hingga lima judul. Resikonya, dua film bisa tayang berbarengan. Misalnya, seperti yang terjadi sekarang. Film Lukman yang berjudul Sang Pencerah, tayang bersamaan dengan layar lebarnya yang lain, Darah Garuda.

Dua film itu memiliki tanggal premiere yang sama di bioskop. Yaitu Rabu, 8 September lalu. Pria berumur 39 tahun tersebut mengatakan sangat senang dan bangga dua filmnya bisa bersanding bersama di bioskop. Tapi, Lukman tak mau sombong. Baginya, dua film tersebut adalah hasil kerja keras banyak pihak.

"Ini sesuatu yang di luar prediksi. Dan, saya bangga, bukan karena saya bermain di sana, tapi karena ada dua film berkualitas yang mampu memberi inspirasi," katanya saat bertandang ke redaksi Jawa Pos Surabaya, Selasa (14/9) kemarin.

Namun, di antara rasa senang dan bangga, Lukman merasa kesulitan membagi waktu. Sebab, dia harus bergantian mempromosikan film tersebut. Lukman yang kemarin berada di Surabaya untuk promo Sang Pencerah menambahkan, ada beberapa perbedaan besar ketika syuting dua film itu.

Di Darah Garuda, dia mengatakan harus menyiapkan kondisi fisik yang prima. Sebab, selama syuting, dia harus merasakan karantina di kamp militer milik Paspampres.

Sementara untuk syuting Sang Pencerah, dia dituntut harus mampu memerankan seorang tokoh besar di negeri ini, KH Ahmad Dahlan. Jadi, kesulitannya adalah mempelajari karakteristik khusus sosok pendiri Muhammadiyah yang hidup pada 1800-an itu. Apalagi waktunya untuk mengeksplorasi sangat singkat, hanya satu bulan. "Ini tantangan banget," ucap suami Pricillia Pullunggono itu.

Bermain di film yang bergenre nasionalisme, lanjut Lukman, membuat dirinya lebih cinta bangsa ini. Terutama kepada para pahlawan. "Kita tidak usah melihat keluar, karena di dalam negeri sendiri banyak pahlawan yang bisa kita contoh," katanya.

Dengan berperan sebagai KH Ahmad Dahlan dalam film Sang Pencerah, Lukman mendapatkan banyak pelajaran berarti. Salah satunya adalah menjaga komitmen. Dia berpandangan bahwa KH Ahmad Dahlan adalah orang yang sangat menjaga komitmen. "Dalam hidup, kalau ada sesuatu yang benar, harus kita ungkap. Dan, kita harus (punya) komitmen terhadap kebenaran itu," kata putra Idris Sardi, pemain biola legendaris Indonesia tersebut, dengan mantap.

Dengan ditayangkannya dua filmnya secara bersamaan pada bulan ini, Lukman ingin memberikan sedikit warna kepada industri film nasional. Di mana film-film Indonesia diharapkan tidak hanya mengedepankan seks dan horor. Ayah dari Akiva Dishan Ranu Sardi itu juga berharap, filmnya bisa diterima masyarakat dan dapat memberikan nilai positif. "Semoga ada inspirasi yang bisa diambil dari dua film tersebut," harapnya. (nji/c6/ayi)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...