Luncurkan Mandatori B50, Menteri ESDM Tegaskan Kesiapan RI Perkuat Kedaulatan Energi

Luncurkan Mandatori B50, Menteri ESDM Tegaskan Kesiapan RI Perkuat Kedaulatan Energi
Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, CEO Danantara Rosan Roeslani dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri melakukan penekanan secara simbolis saat acara launching Peluncuran B50 'Langkah Nyata Untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional' yang diselenggarakan di SPBU Rest Area 57, Karawang, Jawa Barat pada Kamis (9/7). Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

Selain itu, program B50 diperkirakan mampu menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja.

Untuk mendukung implementasinya, kebutuhan biodiesel diproyeksikan mencapai 16,7–18 juta kiloliter (kL), dengan kebutuhan CPO sekitar 15,2–16,3 juta ton.

Dari sisi lingkungan, penggunaan B50 diperkirakan mampu menurunkan emisi karbon dioksida (CO?) hingga 44,46 juta ton, lebih tinggi dibandingkan penurunan emisi pada implementasi B40 yang mencapai 39,66 juta ton.

Bahlil juga memastikan kesiapan implementasi B50 dari aspek teknis.

Kementerian ESDM telah melakukan berbagai pengujian pada kendaraan bermotor, alat berat pertambangan, alat dan mesin pertanian, kereta api, angkutan laut, hingga pembangkit listrik.

Hasil pengujian menunjukkan B50 tidak hanya memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan pemerintah, tetapi juga telah memenuhi standar yang dipersyaratkan oleh para pabrikan kendaraan.

Dengan demikian, penggunaan B50 dinyatakan layak diterapkan pada berbagai sektor transportasi dan industri yang telah melalui proses pengujian.

Kesiapan tersebut juga diperkuat melalui uji implementasi di berbagai sektor strategis nasional, antara lain di Kutai Timur, Semarang, Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, Kapal Geomarin ESDM di Cirebon, serta Instalasi Surabaya PT Pertamina Patra Niaga.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan kesiapan RI memperkuat kedaulatan energi dengan meluncurkan program Mandatori B50

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News